Kaba Perempuan

Kemandirian Seorang Wanita

Wanita selalu menjadi sorotan terutama dalam persoalan kemandirian, banyak yang masih memiliki pandangan bahwa wanita tidak bisa mandiri. Namun berkaca pada fakta sejak

Zaman dahulu hingga sekarang, ada banyak wanita yang dapat hidup mandiri dari berbagai segi. Bahkan tidak sedikit wanita memiliki banyak kemampuan dan banyak aktifitas, multitasking rasanya menjadi salah satu keahlian wanita.

Setiap wanita punya kemandirian dan berbeda-beda tingkatannya sesuai dengan perannya masing-masing. Betapa kerennya seorang wanita, menjadi seorang isteri, menjadi seorang ibu kemudian menjadi seorang karyawati atau wirausaha.

Disana butuh evort dan manajemen waktu sehingga bisa memerankan 3 peran sekaligus. Tolak ukur kesuksesan keluargapun sering ditumpukan pada seorang wanita (ibu).

Jika memiliki anak-anak yang baik dan berprestasi maka akan menjadi nilai plus bagi sang ibu, kemudian saat suami sukses dalam dunia kerja atau wirausahanya maka dibalik kesuksesan tersebut istri lah yang mendapatkan nilai plus.

Baca Juga:  Menikah, Susahnya Menjadi Perempuan Zaman Sekarang

Begitupun sebaliknya saat ada anak yang tidak nurut serta amburadul, maka sang ibu lah yang akan disalahkan karena tidak bisa mendidik dan lainnya.

Dapat dibayangkan peranan seorang wanita itu amatlah besar, jadi rasanya hampir semua wanita itu memiliki kemandirian dan pemikiran yang luas.

Ketika memiliki seorang anak perempuan, alangkah bijaknya orang tua mempersiapkan sang anak menjadi sosok yang mandiri dan memiliki pola pikir serta kemauan mempelajari banyak hal, jangan lupakan mereka juga sosok penuh perasaan, jangan terlalu menekan mereka untuk tumbuh perfect seperti harapan orangtua namun biarkan mereka tumbuh sesuai harapa dan cita-citanya tanpa mengabaikan kodratnya, menjadi seorang madrasah pertama bagi anak-anaknya dan menjadi istri solehah bagi suaminya.

Baca Juga:  Ucapan Body Shaming Yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

Tolak ukur keberhasilan sebuah bangsa pun dapat dilihat dari cerminan bagaimana tingkan ketaatan seorang wanita dalam menjaga diri dan kesuciannya.

Para ibu memilih tetap bekerja pun untuk menompang perekonomian keluarga, agar sang anak dapat terfasilitasi dengan baik dan tinggal dengan bagaimana sang ibu dapat mengatur waktu sehingga anak tetap ter touch up dengan baik.

Terkadang ada sebagian ibu terpaksa bekerja karena suami tidak bekerja atau karena ditinggal suami, single parent tentu teramat berat bebannya harus bisa menjadi tulang punggung keluarga dan harus bisa menjadi pendidik anak- anak, semoga anak-anak dapat memahami, bahwa ibu mereka adalah sosok yang hebat dan bisa memotivasi sang anak agar tumbuh dengan baik.

Baca Juga:  Perempuan Harus Bekerja, Benarkah?

Ada banyak faktor yang menyebabkan wanita harus tetap bekerja atau menjalankan usaha, apapun itu terima kasih kepada semua wanita yang terus berjuang bagi kehidupan yang lebih baik dan terima kasih atas contoh-teladan yang diberikan, sungguh wanita adalah sosok yang luar biasa.

Salah satu ciptaan sang Khalik yang teramat luar biasa, wanita dengan segala usaha-upaya nya untuk mandiri dan multitasking bahkan multiperan.

(sumber: kompasiana.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top