Kaba Perempuan

Memilih Pasangan Hidup, Wanita Juga Berhak Memilih

Ilustrasi

Perempuan bukanlah manusia nomer dua. Tidak ada kedudukan hirearki antara laki-laki dan perempuan. Mereka diciptakan setara, hanya peran-peran tertentu secara biologislah yang membedakannya.

Stigma kebanyakan masyarakat yang memandang perempuan lebih rendah dari laki-laki berasal dari kebudayaan zaman dulu yang tidak baik. Pandangan itu berefek pada kecenderungan perempuan yang pasif.

Dalam konteks memilih pasangan hidup contohnya. Banyak dari kita yang menganggap bahwa perempuan hanya harus menuruti ayahnya (walinya) dengan alasan bahwa yang berhak menikahkan adalah walinya itu.

Baca Juga:  7 Tips Untuk Perempuan Berhijab Saat Mendaki Gunung

Pandangan di atas membuat perempuan tersandra. Ia merasa tidak memiliki kebebasan untuk menentukan calon imamnya. Fenomena ini tidak adil. Rumah tangga membutuhkan kerjasama antara suami dan istri. Maka, laki-laki atau pun perempuan berhak memilih orang yang akan diajak bekerjasama.

Baca Juga:  Wanita Hebat Tidak Harus Cantik

Ketika perempuan mencurahkan isi hati dan mengungkapkan ketertarikan kepada seorang laki-laki, itu tidak salah. Tidak akan berkurang martabat seorang perempuan ketika ia menyatakan cinta. Rasa cinta diberikan oleh Tuhan kepada semua orang, bukan hanya laki-laki.

Sebaliknya, selain memilih, laki-laki pun berhak menerima dan mengatakan ya atau tidak ketika mendapat pengakuan cinta dari seorang perempuan. Ia tidak perlu merasa sombong, jawablah perasaan perempuan tersebut dengan santun. Jika ya, kenalilah, datangi orang tuanya, dan segera halalkan. Jika tidak, tolaklah dengan baik, agar tidak ada hati yang tersakiti.

Baca Juga:  Jaga Keselamatan, Ini Trik Buat Cewek Yang Terpaksa Pulang Larut Malam

Karena pada akhirnya, perempuan bukanlah pelengkap. Ia adalah pasangan sempurna bagi laki-laki untuk tetap berdiri tegap.

(sumber: kalem.id)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top