Kaba DPRD Agam

Nota Jawaban Bupati : Kajian Hari Jadi Kabupaten Agam Paripurna

Lubukbasung, kaba12.com — Sidang lanjutan pembahasan peraturan daerah tentang hari jadi kabupaten Agam Jumat,(10/1) dengan materi nota jawaban bupati Agam atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Agam.

Nota jawaban bupati Agam yang disampaikan Sekab. Agam Martias Wanto Dt. Maruhun itu disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Agam yang dipimpin ketua DPRD Agam Novi Irwan didampingi para wakil ketua Suharman dan Irfan Amran, dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD Pemkab. Agam dan para anggota DPRD Agam dan undangan lainnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Agam Apresiasi Inovasi Nagari Pasie Laweh, Palupuah

Martias Wanto Dt. Maruhun menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Agam, salah satunya fraksi partai Gerindra, yang mempertanyakan bahwa Ranperda ini belum dilengkapi naskah akademik disebutkan penyusunan Ranperda hari jadi memakai pendekatan dan berpedoman kepada UU Nomor 12 tahun 1956, tentang pembentukan daerah otonom kabupaten dalam lingkungan Provinsi Sumatera Tengah.

Ditambahkan, dalam UU ini, kabupaten Agam merupakan salah satu daerah yang dibentuk dari 14 kabupaten di Sumatera Tengah.

“Tidak tertutup kemungkinan, berdasarkan kesepakatan kita bersama dilakukan pendekatan secara sosiologis, filosofis dan historis tentang hari jadi kabupaten Agam,” jelasnya.

Baca Juga:  KP DPRD Agam Gelar RAT, SHU Meningkat Tajam

Untuk pendekatan kedua ini, Pemkab Agam melakukan pengkajian mendalam disuatu naskah akademik penyusunannya, disamping bekerja sama dengan tim ahli Pusat Studi Humaniora Unand, juga melibatkan segenap stakeholder serta pakar-pakar sejarah yang dianggap ahli tentang Sumbar, khususnya Luhak Agam.

Terkait dengan tanggapan fraksi PKS yang mempertanyakan rujukan penetapan hari jadi sebuah daerah, dijelaskan Sekab. Agam Martiaswanto, dalam penetapan hari jadi suatu daerah ada yang berdasarkan kajian yuridis dan juga historis. Apabila memilih kajian historis, perlu kajian yang mendalam dan paripurna, serta kesatuan pemahaman dan kesepakatan untuk dijadikan dasar penetapannya.

Baca Juga:  FD DPRD Agam Pertanyakan Penyebab Turunnya Retribusi

” Kita sependapat dengan saran Fraksi PKS mengenai pelaksanaan seminar terkait kajian historis dalam menentukan Hari Jadi Kabupaten Agam,” tegasnya.

Pembahasan Ranperda tentang hari jadi kabupaten Agam masih akan berlanjut dengan serangkaian tahapan lain yang akan digelar DPRD Agam secara bertahap.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top