Kaba Terkini

Bupati Agam Indra Catri : “Lakek Tangan” Wali Nagari Penentu Kemajuan

Lubukbasung,kaba12.com — ” Lakek tangan” bukan sekedar tandatangan, walinagari sangat diperlukan untuk mendorong kemajuan dan merealisasikan berbagai program nagari.

Hal itu harus diperlihatkan secara aktual di nagari, sesuai transportasi nagari yang kearah yang lebih maju, sesuai program pembangunan daerah yang inovatif, kreatif, progresif dan transparan.

Hal itu ditegaskan, Bupati Agam Dr. Ir.H. Indra Catri, MSP Dt.Malako nan Putiah, saat melantik 26 walinagari hasil Pilwana Serentak sistim e-votting 2019, di GOR Rang Agam, Padang Baru, Lubukbasung.

Baca Juga:  DPRD dan Pemko Susun Strategi Relokasi Kera Ngarai

Ditegaskan bupati Agam, Pemkab.Agam, berupaya maksimal mendorong pengembangan berbagai potensi yang dimiliki nagari, dengan peningkatan alokasi dana nagari yang setiap tahun terus bertambah.

Bupati Agam itu, alokasi dana nagari tersebut, bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan memprioritaskan anggaran nagari untuk kegiatan yang lebih urgent.

Bupati Agam itu memberi penegasan khusus, bahwa pihaknya tidak ingin mendengar ada masyarakat kabupaten Agam tidak makan dan putus sekolah.

Baca Juga:  Dua Rumah Kayu Terbakar di Sungai Pua

Bahkan Indra Catri menegaskan, bahwa dirinya selalu nyinyir kepada wali nagari untuk selalu mendorong dan menggelorakan program Agam Menyemai, untuk menjamin ketersediaan pangan, dan membantu dukungan biaya pendidikan.

Indra Catri menjelaskan, pemerintah mempunyai komitmen yang tinggi menyediakan dana pembangunan untuk nagari. Setiap nagari dibekali dengan kebijakan fiskal yang sangat fantastis, yaitu dana nagari yang bersumber dari APBN dan alokasi dana nagari dari APBD.

Bahkan sejak tahun 2015, penyaluran bantuan keuangan nagari ini terus meningkat setiap tahun, seperti tahun 2015 disalurkan Rp. 63,9 miliar dana nagari, dan jumlah itu terus meningkat, terakhir tahun 2019 menjadi meningkat menjadi Rp.159,5 miliar.

Baca Juga:  Warga Gempar. Buaya Besar Bersarang dan Bertelur di Kebun Sawit

Sementara untuk tahun 2020, ulas bupati Agam yang sudah menjabat 2 periode itu, sudah dialokasikan Rp.162,7 miliar.

Walinagari, ulasnya punya tanggungjawab untuk memperlihatkan ” lakek tangan” dengan memanfaatkan dana nagari untuk kepentingan prioritas dan urgent untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top