Kaba Terkini

Masa Tanggap Darurat Bencana Galapung Ditutup

Maninjau, kaba12.com — Bupati Agam akhiri masa tanggap darurat bencana banjir bandang jorong Galapung, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tannjung Raya, Kamis,(5/12).

Penutupan masa tanggap darurat bencana yang sudah diberlakukan selama 15 hari, terhitung sejak tanggal terjadinya bencana banjir bandang di Galapung, Rabu,(20/11) lalu, sampai Kamis,(5/12), yang ditandai dengan penyampaian laporan dan langkah yang sudah dilakukan.

Penutupan masa tanggap darurat bencana Galapung yang dipimpin Dansatgas Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Galapung Dandim 0304 Agam, dihadiri kepala BPBD Agam M.Lutfie, Kasatpol.PP-Damkar Agam Kurniawan Syahputra, Kadinas Sosial Agam Rahmi Artati, camat Tanjung Raya Handria Asmi, walinagari Tanjung Sani Maizon, bersama para korban pasca bencana Galapung.

Baca Juga:  Sentuhan TdS 2017 Kian Hambar di Agam, Semarak Event Tahunan Tak Terlihat

Setelah penutupan pemberlakuan masa tanggap darurat bencana, tim pembenahan akan melanjutkan pembenahan beberapa sarana terdampak, termasuk pelaksanaan pembangunan normalisasi saluran irigasi sungai Batang Cikalo sebagai langkah antisipasi dampak serupa mendatang.

Sebelumnya, Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, juga menjelaskan, usai masa tanggap darurat, pemerintah juga akan melaksanakan pembangunan rumah warga yang rusak parah dilanda banjir bandang, dengan pola pembangunan di luar lokasi zona merah atau di wilayah Galapung tersebut,” sudah ada 4 KK yang setuju, membangun rumah bantuan di luar wilayah Galapung,” sebut M.Dt.Maruhun.

Baca Juga:  Angso Duo Pesona dan Potensi Wisata Pariaman

Bencana banjir bandang di jorong Galapung, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya, Rabu,(20/11) malam menyebabkan 5 rumah rusak berat, 14 rumah rusak ringan, 1 mesjid rusak parah, 1 MDA rusak ringan, jalur jalan tertimbun longsor dan saluran distribusi air bersih putus.

Baca Juga:  Nagari Dihimbau Pro-Aktif Ingatkan Warga

Sepanjang masa tanggap darurat berbagai jenis bantuan berdatangan ke posko pasca bencana.

Namun, sesuai pengakuan Kadinas Sosial Agam Rahmi Artati, hingga kini, pihaknya masih menghimpun data total bantuan, baik bantuan dana, sembako, maupun bahan material yang diberikan berbagai lembaga yang berasal dari berbagai daerah di Sumbar.
HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top