alterntif text

Bukittinggi

Wako Bukittinggi Serahkan 21.000 Masker Untuk Dibagikan ke Masyarakat

Bukittinggi, KABA12.com — Wali Kota Bukittinggi menyerahkan 21.000 buah masker kepada tujuh Puskesmas untuk dibagikan kepada siswa sekolah dan masyarakat di Kota Bukittinggi. Masker itu diserahkan secara simbolis pada Jumat (13/09) di Balaikota Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan, beberapa hari terakhir, Bukittinggi mulai merasakan dampak kabut asap. Karena itu sebagai langkah awal mengatasinya, diserahkan 21.000 masker kepada tujuh Puskesmas yang ada di Bukittinggi. Selanjutnya, masker itu diharapkan dapat dibagikan untuk siswa sekolah dan masyarakat kota Bukittinggi. Masker itu akan dibagikan di titik-titik strategis di Bukittinggi dibantu Karang Taruna.

“Pembagian masker ini baru pembagian awal, akan dipantau terus perkembangan kabut asap. Jika masih dibutuhkan maka akan dibagikan lagi. Pemakaian masker perlu dilakukan, untuk mengatasi terhirupnya kabut asap, terutama untuk anak-anak berusia 10 tahun kebawah yang rentan,” ungkap Ramlan.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit-penyakit akibat kabut asap, Wako juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi atau menghindari aktifitas di luar rumah, terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernafasan, jika terpaksa pergi keluar rumah maka sebaiknya menggunakan masker. Selanjutnya memperbanyak minum air putih, segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan bila mengalami kesulitan bernafas atau gangguan kesehatan lain.

“Selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti makan bergizi, tidak merokok dan istirahat yang cukup. Upayakan agar polusi diluar tidak masuk kedalam rumah, sekolah, kantor dan ruang tertutup lainnya. Penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik. Buah-buahan dicuci sebelum dikonsumsi, bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu dimasak dengan baik,” himbau Wako.

Ramlan juga berharap, kabut asap ini tidak berlangsung lama. Sehingga tidak mengganggu kesehatan warga Bukittinggi. Bahkan keberadaan kabut asap menurut Ramlan akan mengganggu dunia Pariwisata di Bukittinggi kepada para pengunjung.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top