alterntif text

Kaba Terkini

Memilukan, Derita Kelainan Yogi Diusia 17 Tahun Hanya Bisa Terlentang Pasrah

Lubukbasung, kaba12.com — Diduga mengalami kelainan sejak lahir, Yogi, remaja yang kini sudah berusia 17 tahun tahun hanya bisa melengkung karena tidak bisa apa-apa.

Yogi yang hanya bisa lelap di kediaman orangtuanya di Pasar Durian, Kampuang Pinang, Lubukbasung itu, hingga saat ini masih belum jelas kelainan yang dialaminya karena tidak ada hasil rekam medis termasuk pemeriksaan kesehatan yang secara resmi dilakukan sejak 17 tahun terakhir.

Secara kasat mata, kondisi Yogi terlihat memilukan karena kondisi tulang yang tidak sempurna, karena secara medis, luput dari perhatian pemerintah, dibuktikan tidak ada perhatian dari Dinas Kesehatan atau lembaga lain untuk menangani kondisinya sejak lahir hingga saat ini.

Bahkan, Yogi, anak tertua dari 3 bersaudara pasangan Bustamat dan Ernadewi itu,tidak termasuk katergori miskin dan tidak tercatat sebagai penerima BPJS.

Ikatan Wartawan Online (IWO) Agam yang sengaja menurunkan Tim Peduli ke kediaman Yogi, Rabu kemarin, berhasil menggali berbagai hal terkait kondisi pisik Yogi.

Dari hasil wawancara tim IWO Agam dengan Bustamar dan Ernadewi, kedua orangtua Yogi, menyebutkan hingga saat ini, tidak ada hasil medis apalagi penanganan khusus untuk Yogi.

Karena kondisi ekonomi keluarga mereka yang miskin, karena Bustamar hanya seorang buruh bedeng pabrik batu bata, sementara Ernawati sebagai buruh upahan ladang orang.

Bustamar menyebut, hingga saat ini, dia mengaku sama sekali tidak mendapat bantuan dari pemerintah, termasuk dengan kondisi anaknya tersebut, bahkan keluarga itu juga tidak terdaftar sebagai penerima layanan BPJS.

Sementara kondisi rumah keluarga itu juga terlihat memprihatinkan, namun Bustamar meyakinkan, bahwa anaknya Yogi akan selalu mendapatkan perhatian dari keluarga termasuk untuk sekolah dua anaknya yang lain.

Hasil investigasi tim IWO Agam yang terdiri dari M.Fadillah, Randi dan Brian Adam tersebut, menurut Anizur, Ketua Bidang Sosial IWO Agam, menjadi salah satu target penanganan pihaknya dan hal itu akan dilaporkan pada pihak terkait di Pemkab Agam.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top