Kaba Terkini

Empat Sekolah di Agam, Dinilai Tim LSS Tingkat Provinsi

Lubuk Basung, KABA12.com — Tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2019 melakukan penilaian empat sekolah yang mewakili Kabupaten Agam di tingkat provinsi, Kamis (05/09).

Empat sekolah tersebut yakni, TK Hasta Karya Kecamatan Tanjung Raya, SDN 09 Sungai Cubadak Kecamatan Baso, MTS Parabek Kecamatan Banuhampu dan SMAN 2 Lubuk Basung.

Dalam penilaian tersebut empat kepala sekolah menyampaikan ekpose masing-masing, dimana kegiatan itu dipusatkan di SDN 09 Sungai Cubadak, Baso. Tim disambut Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satri, Ketua TP-PKK Agam, Ny. Vita Indra Catri, Kadisdikbud Agam, Isra, anggota DPRD Sumbar, Novrizon, Camat Baso, Surya Wendri dan lainnya.

Wakil Bupati Agam,Trinda Farhan Satria dalam sambutannya mengatakan, sekolah sehat merupakan sekolah yang dapat meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi peserta didik, dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan derajat kesehatan peserta didik dan lingkungan.

“Kita memahami bahwa Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) diarahkan untuk mencapai pembangunan SDM yang berkualitas melalui upaya terpadu dan terintegrasi antara kegiatan lintas sektor, terkait pembinaan oleh tim pembina UKS secara berjenjang,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Pemkab Agam secara continue telah melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung pelaksanaan program UKS diantaranya, pembinaan dan pengembangan TP UKS kabupaten dan kecamatan. Bahkan pelaksanaan programnya disinergikan dengan inovasi cerdas daerah yaitu, Agam Menyemai, Gerakan Nagari Madani, thaharah masjid dan WC bersih.

Disebutkan, empat sekolah yang dinilai hari ini adalah wujud keberhasilan pihak sekolah dan OPD terkait, serta warga sekitar sekolah dalam meningkatkan pembangunan SDM yang berkualitas melalui UKS. Wabup berharap keempat sekolah ini dapat memberikan yang terbaik untuk Agam dalam penilaian LSS 2019.

Ketua tim penilai LSS Sumbar, Hendri Oktavia Hatta mengatakan, Lomba Sekolah Sehat adalah rangkaian program nasional yang dilakukan secara berjenjang. Lomba ini sebagai upaya untuk menciptakan sekolah dan lingkungan yang sehat, supaya peserta dan warga sekitar terhindar dari penyakit.

“Dalam lomba ini terdapat beberap kriteria penilaian seperti ruang kerja kepala sekolah, ruang guru, WC, tempat cuci tangan, tempat penampungan sampah sementara, labor, lingkungan, perilaku peserta didik dan warga sekitar,”ujarnya.

(Ardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top