alterntif text

Pariwara Pemko Bukittinggi

Walikota Bukittinggi Nominator Anugerah Nirwasita Tantra 2019

Bukittinggi, KABA12.com — Ketegasan dan keberhasilan Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan kualitas lingkungan hidup, kembali mendapat sorotan dari pemerintah pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup.

Walikota Bukittinggi memang cukup konsen dalam menjalankan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

Oleh karena itu, Walikota Bukittinggi kembali menjadi kandidat toko yang akan menerima Anugerah Nirwasita Tantra tahun 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Setelah melalui penilaian yang sangat ketat terhadap Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Kota Bukittinggi dan validasi serta akurasi data, pada tahap ketiga ini sebagai nominator Walikota Ramlan Nurmatias bersama Ketua DPRD Bukittinggi sementara, Asri Bakar, mempresentasikan dan memaparkan program dan kebijakan pengelolaan lingkungan di kota Bukittinggi.

Presentasi itu, dilakukan dihadapan panelis independen Prof.DR. Hariadi Kartodihardjo, Dr. Suryo Adiwibowo, Henri Subagio, SH, MH, dan Chalid Muhammad, SH tentang DIKPLHD di Gedung Manggala Wanabhakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Jakarta, Senin (19/08).

“Alhamdulillah, saat ini kita sampai pada tahap penilaian presentasi. Sebagai kepala daerah nominator, wajib mempresentasikan program yang mendorong percepatan perbaikan kualitas lingkungan. Pada penilaian tersebut dipaparkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup kota Bukittinggi sesuai program dan kebijakan terhadap 4 (empat) isu prioritas dari 10 (sepuluh) isu strategis yakni meliputi Peningkatan Timbulan Sampah, Penurunan Kualitas Air Permukaan, Ketersediaan Air Bersih dan Pengelolaan Limbah Domestik, maupun visi dan misi pemerintah kota,” jelas Ramlan.

Disamping itu, Walikota juga memaparkan strategi dan inovasi dalam menangani isu strategis yang melibatkan berbagai unsur lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta, masyarakat, relawan, dan komunitas.

Mulai dari revitalisasi pedestrian taman Jam Gadang dan Pasar Atas, penataan kawasan kumuh, program kampung iklim, peningkatan partisipasi masyarakat melalui Manunggal Sakato 2019 yang tahun ini sukses mewujudkan semangat gotong royong dan swadaya masyarakat senilai Rp 16,2 milyar lebih.

“Selanjutnya dukungan dari TP PKK melalui program Sekolah Keluarga yang digagas oleh Ketua TP PKK menjadi salah satu program unggulan yang digulirkan dan berdampak besar bagi perbaikan kualitas lingkungan di Bukittinggi. Karena dalam program itu, seluruh warga dibina mengenai seluruh hal, termasuk bagaimana menjaga dan memanfaatkan lingkungan,” ungkap Wako.

Walikota Ramlan terlihat sangat siap dalam menyampaikan materi presentasi dan tanya jawab mengenai kinerja pengelolaan lingkungan hidup serta dukungan pimpinan DPRD dalam menyerap dan mengartikulasikan kepentingan masyarakat seperti dalam pembuatan peraturan daerah, pengawasan anggaran, serta menjalankan otoritas fungsi legislatif dalam meningkatkan kinerja lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam.

Hasil presentasi itu, diapresiasi oleh dewan juri dan telah melahirkan optimistis anugerah Nirwasita Tantra tahun 2019 akan bisa kembali diraih oleh Bukittinggi untuk kedua kalinya setelah tahun 2017 yang lalu.

Turut mendampingi Walikota, Asisten Administrasi Umum Setdako, Zet Buyung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nofrianto CH, Kepala Dinas Perkim, Supadria, Sekwan Hermasyah, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan M.Idris, Direktur PDAM Murdi Tahmam dan ketua TP.PKK, Ny. Yesi Endriani Ramlan.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top