Kaba Terkini

SMKN 2 Lubukbasung Manfaatkan Jejaring Industri Tingkatkan Kesempatan Kerja Lulusan

Lubukbasung, KABA12.com — Menindaklanjuti Inpres No. 9 Tahun 2016, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan secara gamblang menginstrusikan untuk menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK sesuai dengan kompetensi kebutuhan pengguna lulusan (link and match).

“Link and match” mengisyaratkan agar para lulusan mempunyai wawasan atau sikap kompetititf, seperti etika kerja, pencapaian motivasi, penguasaan, sikap berkompetisi, memahami arti uang dan sikap menabung.

“Link and match” memerlukan perubahan kerangka pikir dari seluruh pelaksana pendidikan baik institusi pendidikan maupun staf pengajar harus pro aktif mengembangkan “link” dan “match” dengan dunia kerja.

Dalam rangka akselerasi implementasi revitalisasi SMK sesuai amanat Inpres itu, pihak SMK Negeri 2 Lubukbasung Kabupaten Agam menjalin kerjasama kemitraan dengan dunia usaha/industri (Dudi) yang ada.

Hal itu dinyatakan dengan penandatangan MoU dari pihak SMKN 2 Lubukbasung dengan sejumlah jejaring industri mitra yang dilanjutkan dengan rapat koordinasi di ruang pertemuan sekolah, Kamis (08/08).

Baca Juga:  Sambut HUT Bhayangkara Ke-74, Polsek Tanjung Raya Gelar Baksos

Kepala SMKN 2 Lubukbasung, Zulhatman mengatakan, SMK merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Dengan tujuan khusus yaitu menyiapkan peserta didik dengan pengetahuan, kompetensi, teknologi dan seni agar menjadi manusia produktif, maupun bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi.

“Hari ini kita laksanakan rakor sekaligus MoU dengan jejaring industri mitra serta DPMPTSP Naker Agam guna menyamakan konsep yang selama ini masih berbeda. Salah satu contoh terkait Praktek kerja industi/prakerin yang dilakukan siswa, kegiatan itu membawa misi dua, pertama mereka mengaplikasi apa yang sudah mereka dapat di sekolah ke industri, yang kadua melengkapi materi yang tidak dapat di sekolah diharapkan mereka dapat diluar atau pjhak industri dapat mengajarnya. Pehaman yang ada slama ini anak yang turun prakerin sudah siap, padahal belum. Jadi itu dia tujuan rakor ini, bagaimana meluruskan dan kurikulumnya harus diperbaiki,” jelas Zulhatman.

Baca Juga:  Jelang Malam Tahun Baru, Tim Gabungan Gelar Persiapan

Terkait dengan MoU yang dilakukannya dengan dunia usaha/industri diharapkan dapat membantu dalam ranah prakerin siswa dan bimbingan terhadap guru. Serta juga kita ingin tingkatkan adanya hasil teaching factory anak dan juga kesepahaman sekolah dengan industri memberikan kesempatan kerja bagi anak setelah tamat nantinya.

“Ini yang kita tingkatkan, adanya serapan tenaga kerja untuk siswa kita setelah tamat nantinya di industri mitra,” harap Kepala SMKN 2 Lubukbasung.

Sementara itu, Ezi Fitriana, founder sekaligus General Manager industri kuliner “Tom Burger Group” yang menjalin kemitraan perdana dengan SMK Negeri 2 Lubukbasung berharap ada komunikasi link and match antara dunia industri dan dunia pendidikan khususnya SMK.

Baca Juga:  Siswa SMKN 2 Pagi di Ruang Belajar Sore di Kebun

“Sebagai pelaku industri yang bermitra dengan SMK, sebenarnya kita saling membutuhkan. Kita dari industri butuh tenaga terlatih yang diproduksi SMK, maka kita berharap ada komunikasi link and match antara dunia industri dan dunia pendidikan. Kita berharap komunikasi itu bisa produktif melahirkan kebijakan, evaluasi dan perbaikan terhadap kurikulum, pembinaan mentalitas siswa dan peningkatan kapasitas guru agar bisa lebih memahami jiwa dunia industri itu,” harap Ezi.

Selain industri Tom Burger juga hadir dalam rakor itu pihak PT. AMP Plantation, Auto 2000 Bukittinggi, Jaya Utama Autech Lubukbasung, PT. Sumber Antokan, Tom Buger, HB Computer, Nissan Datsun Padang, Bundafa, Kelomook Tani Melsa, Naomi Hydrofarm, PT. Media Kaba12 dan dunia industri lainnya.
(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top