Kaba Terkini

Dinas Arpus Agam Gelar Stakeholder Meeting

Lubukbasung, KABA12.com — Dalam rangka memperkuat peran perpustakaan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui peningkatan kemampuan literasi, Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Agam, menggelar stakeholder meeting, di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Kamis (8/8).

Kegiatan yang difasilitasi Perpusnas RI tersebut dibuka oleh Bupati Agam diwakili Asisten III Setda Agam, Defrines. Turut menghadiri Konsultan Perpusnas RI beserta tim, OPD, wali nagari se-Kabupaten Agam serta pengelola Perpusna.

Baca Juga:  H.Andi Sahrandi Bantu 5000 Bibit Durian Untuk KK Miskin di Tilatang Kamang

“Atas nama Pemkab Agam, saya mengucapkan terimakasih terhadap Perpusnas RI, yang telah menetapkan Agam menjadi bagian dari 60 kabupaten/kota di Indonesia sebagai penerima Program Tranformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ujar Defrines

Defrines mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya pertemuan stakeholder bidang perpustakaan ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan yang telah diprogramkan Pemerintah Kabupaten Agam yaitu “Ayo Sukseskan Gerakan Agam Membaca” sekaligus mendukung Gerakan Nagari Madani.

Baca Juga:  Antisipasi Penularan Virus Corona Saat Idul Adha, Pemnag.Tiku Selatan Sebar 3.500 Masker

Hal ini mengacu pada UU 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, UU no 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah serta Perda no 18 tahun 2016 tentang organisasi dan perangkat, yang menjelaskan bahwa perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi, komunikasi, kebutuhan masyarakat.

Era digitalisasi saat ini menuntut perpustakaan agar bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui penggunaan teknologi informasi. Sehingga, dampak positifnya terhadap pengembangan SDM dan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Kembali Turun

Untuk mendukung hal tersebut, perpustakaan menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Agam. Saat ini, di 16 kecamatan terdapat perpustakaan sekolah, nagari, dan mushola/masjid.

“Disamping itu, kita juga memiliki perpustakaan daerah yang terbuka untuk seluruh masyarakat,”katanya

(Virgo/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top