Bukittinggi

Pelaku Pariwisata Kelurahan Bukit Apit Diberikan Pembinaan Sadar Wisata

Bukittinggi, KABA12.com — Setelah kelurahan Kayu Kubu, Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Bukittinggi, kembali menggelar pembinaan sadar wisata kepada kelurahan Bukik Apit Puhun. Kegiatan yang dibuka Walikota Bukittinggi diwakili Assisten I ini, digelar di hotel Rocky, Selasa (09/07).

Kadisparpora Bukittinggi, melalui Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Suzi Yanti, menjelaskan, kegiatan pembinaan sadar wisata ini, dilaksanakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dana pelayanan kepariwsataan. Tujuannya, untuk meningkatkan peran serta dalam pemahaman ilmu pengetahuan mendukung destinasi wisata dan daya saing objek wisata, khususnya di kelurahan Bukik Apik Puhun. Selain itu, pembinaan sadar wisata ini, juga bertujuan untuk menciptakan citra kepariwisataan Bukittinggi yang berdampak pada menciptakan peluang ekonomi masyarakat di bidang pariwisata.

Baca Juga:  10 Pemenang Lomba Pawai Syiar 1 Muharram 1441 H

“DAK non fisik, biasanya habis di pelatihan. Tapi kini tidak lagi, bagaimana dengan dana itu, selain pelatihan dan pembinaan, juga akan diberikan pendampingan kepada desa wisata itu. Hal ini tentu butuh peran Lurah dan masyarakat di lingkungan desa wisata, karena memang masing-masing kelurahan memiliki potensi tersendiri.

Kegiatan ini, diikuti sekitar 40 orang masyarakat yang merupakan pelaku pariwisata di kelurahan Bukik Apik Puhun. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, di hotel Rocky.

Rusdi Yanto, Lurah Bukik Apit, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata yang telah menggelar pelatihan dan pembinaan sadar wisata untuk kelurahan Bukik Apik ini. Karena memang, kelurahan Bukik Apik memiliki potensi wisata luar biasa, yang dapat dikembangkan bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:  Martias Tanjung Daftar Jadi Balon Wako ke PPP

“Dengan adanya pembinaan ini akan kita lanjutkan kedepannya, bagaimana meningkatkan partisipasi warga dalam memberikan pelayanan kepariwisataan. Karena memang berbagai potensi wisata di kelurahan Bukik Apik, dapat diandalkan untuk meningkatkan kepariwisataan Bukittinggi. Ada Ngarai Koto Barangai, Janjang Saribu dan kuliner Kopi Bukik Apik. Tentunya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk memajukan kelurahan ini sebagai salah satu desa wisata terkemuka di Bukittinggi dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkapnya didampingi Ketua LPM Bukik Apik, Hendra.

Assisten I Setdako Bukittinggi, Noverdi, mengapresiasi kegiatan pembinaan sadar wisata yang dilaksanakan Disparpora ini. Slogan sapta pesona, tentu tidak hanya sampai di slogan saja. Namun juga bagaimana penerapannya di tengah masyarakat. “Bagaimana keramahtamahan masyarakat dalam memberikan pelayanan kepada tamu dan wisatawan. Inilah yang tentunya dapat diambil dari pembinaan sadar wisata ini,” ujar Noverdi.

Baca Juga:  Orasi Politik, Ramlan- Syahrizal : "Bakato Iyo Bajalan Luruih"

Pariwisata merupakan icon utama dan andalan Bukittinggi. Selain dianugerahi berbagai objek wisata alam yang indah, Bukittinggi juga dianugerahi cuaca yang sejuk. Ini tentu menjadi andalan bagi kota Bukittinggi ini. “Tentunya butuh kesadaran kita semua untuk mengelolanya dengan baik, sehingga tercipta pariwisata yang indah, aman dan nyaman,” ujarnya.

Secara perlahan, melalui pelatihan ini, akan memberikan pandangan yang positif terhadap kepariwisataan Bukittinggi, khususnya bagi pelaku pariwisata di tiga desa wisata Bukittinggi, Kelurahan Kayu Kubu, Bukik Apik dan Manggis Gantiang.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top