Kaba Terkini

Senapan Mainan Makin Meresahkan, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Tiku, kaba12.com — Aksi senapan mainan berpeluru karet di wilayah Tanjung Mutiara makin meresahkan masyarakat.

Aksi nakal anak-anak yang digunakan sengaja membeli senapan mainan pasca lebaran itu, makin tidak pandang bulu, tidak hanya kendaraan roda empat yang ditembaki, tapi juga pengendara sepeda motor yang melewati beberapa titik.

Kawasan yang rawan aksi nakal senapan mainan berpeluru plastik itu, terutama terjadi di Anak Aia Dadok, Durian Kapeh, Simpang Cacang dan beberapa titik lain, dimana aski nakal ini, sengaja memakai pola shut and run, tembak langsung lari.

Baca Juga:  Pipa Transmisi PDAM Bocor, 2000 Pelanggan di Lubukbasung Tak Dapat Suplai Air Bersih

Kasus meresahkan itu hingga H+3 lebaran Jumat ini, masih belum ada reaksi dari aparat untuk mengamankannya, termasuk menyita atau menangkap pelaku, sementara warga yang melintasi titik tertentu sudah makin banyak hanya jadi korban.

Baca Juga:  Manfaatkan Rabu Krida, Kecamatan Matua Buat Taman di Bukik Apik

Kasi.PMN Tanjung Mutiara Weri Ikhwan, menyebutkan, aksi nakal anak-anak yang bermain senapan berpeluru plastik itu, diakuinya makin meresahkan.

Untuk mengantisipasi dampak lebih buruk, pihaknya sudah melaporkan kasus itu pada pihak terkait, terutama Satpol PP Agam, dan aparat terkait yang diharapkan bisa menertibkan aksi penembakan di lapangan.

Disisi lain, Weri Ikhwan berharap, jajaran pemerintah nagari bersama masyarakat ikut berperan membantu menertibkan di lapangan, memberi pengertian dan melarang aksi penembakan senapan mainan berpeluru plastik itu,” kami berharap, semua pihak berperan untuk menertibkan aksi senapan mainan itu, termasuk para orangtua,”sebut Weri Ikhwan.

Baca Juga:  Empat Siswa Penghafal Al-Quran di Tanah Datar Diberangkatkan Umrah

Informasi yang diperoleh kaba12.com, kasus penembakan pistol mainan berpeluru plastik itu, terjadi sehari pasca lebaran, dimana ruas jalan sudah semakin ramai dipenuhi pengendara, khususnya para perantau.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top