Kaba Pemko Bukittinggi

Travel Agency Amerika Siap Boyong Turis Mancanegara ke Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — 11 Travel Agency Amerika Serikat berkunjung ke kota Bukittinggi dan dipusatkan di Taman Panorama dan Lobang Japang (TPLJ), Selasa (07/05).

Mereka dibawa oleh Kementrian Luar Negeri sebagai dukungan penuh pengembangan pariwisata provinsi Sumbar umumnya dan Bukittinggi khususnya, secara profesional sehingga memberikan dampak positif terhadap banyak sektor.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga kota Bukittinggi menyambut kedatangan rombongan dengan menyuguhkan kesenian tradisional melalui tari piriang dan atraksi menari di atas pecah piring kaca.

Staff Sub Direktorat II Hubungan Ekonomi dan Pembangunan Republik Indonesia -Amerika Serikat Kementerian Luar Negeri, Dinie S.M.Arief, mengatakan, 11 travel agency dari Amerika Serikat itu hadir beberapa hari ke Sumatera Barat untuk menikmati pesona pariwisata ranah minang.

Tujuannya agar pesona pariwisata Sumbar itu dapat diperkenalkan ke seluruh penjuru dunia terlebih AS.

” Travel Agency ini tergabung pada (ASTA) American Society of Travel Advisors adalah asosiasi perdagangan yang dibentuk untuk mewakili dan membela kepentingan kebijakan publik bisnis dan peraturan perantara perjalanan, termasuk agen perjalanan dan penyedia tou di Amerika Serikat,” ungkapnya.

Dinie melanjutkan, awalnya mereka datang ke Sumatera Barat mulai Sawahlunto,Tanah Datar, Bukittinggi dan Pesisir Selatan.

Menurut Dinie, kunjungan dari anggota ASTA ini merupakan tindaklanjut program pemerintah Indonesia untuk peningkatan kunjungan wisatawan manca Negara.

Target tahun 2019 ini adalah 20 juta orang, sementara di tahun 2017 baru terdapat kunjungan 344 ribu pelancong.

Potensi Pariwisata Indonesia terbukti mendapatkan perhatian dunia hingga terwujud transaksi perjalanan wisata di tahun 2018 lalu sebesar 160 ribu dolar Amerika Serikat.

Kemenlu upayakan hasil itu terus ditingkatkan, karena pihaknya mendukung program pemerintah untuk 20 juta kunjungan turis asing ke Indonesia di tahun 2019 ini.

“Ketika mereka kembali nanti ke negaranya, mereka bisa memberikan evaluasi dan memasarkan paket- paket wisata dan tour ke Sumatera Barat, termasuk wilayah lain seperti Banyuwangi, Jawa Timur dan Bali yang mereka kunjungi. Ini baru kali pertama mereka ke Indonesia,” imbuhnya.

Mr Jesse Guerra, Owner Astro Tours INC Amerika Serikat salah seorang peserta rombongan menyebutkan, sebelum ke Bukittinggi dirinya bersama rombongan berjalan sejauh beberapa kilometer mengunjungi desa terindah di dunia, Pariangan. Ia merasakan kebahagiaan karena pemandangan persawahan yang membentang luas dan menarik, ditambah rumah tradisional warga tapi bagus, hingga tiba di Novotel salah satu hotel berbintang 4 di kawasan Jam Gadang.

Ia mengaku terkesan dengan cara penyambutan yang diberikan pemerintah kota Bukittinggi melalui Disparpora. Wajah ramah nan bersahabat ditambah pelayanan yang memuaskan.

Mereka pun sempat mencoba menaiki bendi wisata. Jesse Guerra berjanji akan datang lagi ke Bukittinggi.

Dia optimis bisa membawa para wisatawan Amerika Serikat ke Bukittinggi, walaupun belum bisa memastikan estimasi angka kunjungan. Namun keseluruhan rombongan tampak antusias dan merasakan setiap menit perjalanan di daerah ini merupakan pengalaman berharga.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top