Kaba Pemko Bukittinggi

Anggaran 2020 Mulai Disusun, Tujuan Sakip Jadi Prioritas

Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi pimpin Rapat Penyusunan Anggaran Selasa (07/05) di Ruang Rapat Utama Balaikota.

Wako didampingi Sekretaris Daerah, Asisten 2 dan 3 serta Kepala Bappelitbang. Hadir semua kepala SKPD berikut kasubag perencanaan masing -masing.

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah, Yuen Karnova, mengatakan, penyusunan APBD Perubahan tahun 2019 dan penyusunan APBD tahun 2020 harus menggunakan e-planing dan e-budgeting yang nantinya akan terhubung langsung kepada Sakip, sehingga penyusunannya harus memenuhi kaidah-kaidah sakip, seperti cascading harus terakomodir seperti itu, berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku. produk akhir dari SAKIP adalah LAKIP, yang menggambarkan kinerja yang dicapai oleh suatu instansi pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBN/APBD.

“Rancangan Pembangunan Jangka Menengah dan Sakip yang kita susun itu, ada 26 sasaran dengan 36 indikator kinerja utama. Dalam proses penyusunan saat ini baru terwadahi 17 indikator kinerja sementara 19 lagi belum terwadahi. Sementara harus semua indikator menjadi acuan kita dan harus ada program didalam nya. Karena kita ingin nilai perencanaan Sakip kita naik untuk tahun depan dan tentu harus dimulai dari sekarang. Anggaran yang masih tersisa tahun ini harus diarahkan untuk 19 indikator yang belum terakomodir. Ini yang harus kita susun dan pikirkan,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan pada tahun 2020 masih ada proyek fisik yang akan dijalankan dan harus ditampung dalam anggaran. Seperti lanjutan pembangunan RSUD, pengadaan alat kesehatan dan mobile RSUD, pembangunan Gedung DPRD, penyelesaian pembangunan gedung sekolah, penyelesaian pembangunan kantor pemerintah, pedestrian Jam Gadang, Revitalisasi TMSBK, pembenahan trotoar dan pembenahan Drainase, Tahun 2020 juga harus mengakomidir Pilkada yang akan kita laksanakan tahun 2020.

“Dari pencapaian RPJMD kita ada delapan indikator yang belum memenuhi target. Karena itu untuk tahun 2020, program prioritas kegiatan yang belum selesai, akan kita selesaikan. Kita pun harus mempersiapkan Pilkada. Utamakan target kita dulu. Karena tujuan Sakip adalah hasil akhir itu, hasil yang kita cari dan bagaimana kegiatan kita itu bermanfaat bagi masyarakat sesuai kebutuhan,” tegas Wako.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top