Kaba Terkini

KPU Agam Sortir 6.440 Surat Suara Untuk Pemungutan Suara Ulang di 10 TPS

Lubukbasung, KABA12.com — Sebanyak 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Agam dipastikan akan melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Sabtu 27 April 2019.

Pelaksanaan PSU di 10 TPS itu telah ditetapkan melalui surat keputusan KPU Agam Nomor: 204/HK.03.I.KPT/I306/KPU-Kab/IV/2019 tentang Penetapan Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Agam Dalan Pemilihan Umum 2019. Ketua KPU Kabupaten Agam, Riko Antoni mengatakan, untuk melaksanakan PSU tersebut dibutuhkan 6.440 lembar surat suara.

Terdiri dari, 182 lembar surat suara untuk pemilihan DPRD Kabupaten, 936 lembar untuk pemilihan DPRD Provinsi, 1.530 lembar masing-masing untuk pemilihan DPR dan DPD RI, serta 2.262 lembar untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. “Kemaren surat suara telah dijemput ke KPU Provinsi dan saat ini sedang dilakukan penyortiran untuk didistribusikan ke 10 TPS yang akan melaksanakan PSU besok,” ujar Riko.

Dijelaskan, kesepuluh TPS yang akan melaksanakan PSU besok akan melakukan pemungutan suara yang berbeda. Untuk TPS2 yang ada di Malalak Utara dengan jumlah pemilih sebanyak 178 orang yang terdaftar sebagai DPT, akan kembali melakukan kelima pemilihan.

TPS17 di Tiku Utara dengan DPT 206 orang, kemudian TPS91 di Lubukbasung dengan DPT 72 orang dan TPS1 Batukambiang dengan DPT 300 orang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD dan DPR RI.

Kemudian, TPS40 di Manggopoh Lubukbasung terdiri dari 213 orang DPT, lalu TPS20 Bawan dengan 239 orang DPT dan TPS5 di Bawan dengan 286 orang DPT akan kembali memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD dan DPR RI, serta DPRD Provinsi.

Sementara, TPS26 di Bawan memiliki 236 orang pemilih yang terdaftar dalam DPT, TPS12 di Tanjungsani dengan 278 orang DPT dan terakhir TPS22 di Salarehaia Palembayan dengan 202 orang DPT yang hanya akan melakukan pemilihan untuk Presiden dan Wakil Presiden saja.

Sementara itu, Sekretaris KPU Agam Adli Mulyadi menyebutkan, terkait dengan anggaran untuk honor anggota KPPS, pihaknya tidak memiliki anggaran khusus untuk hal itu.

Namun sesuai dengan surat yang diterima dari KPU RI pada 24 April 2019 lalu, meminta agar pendanaan ini menggunakan dana yang ada dan yang terpenting PSU ini terlaksana. “Saat ini kami tidak memiliki anggaran tersebut namun kita upayakan agar pelaksanaan PSU ini berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Adli Mulyadi menambahkan, honor untuk anggota KPPS adalah Ketua KPPS mendapatkan honor sebesar Rp. 550 ribu, anggota KPPS sebesar Rp. 500 ribu dan Linmas sebesar Rp. 400 ribu. “Dana yang ada itu untuk pelaksanaan pemilu di 1.623 TPS kemaren, namun untuk PSU di 10 TPS tidak memiliki anggaran. Namun, kita akan optimalkan apa yang ada dulu yang terpenting pemungutan ulang tetap berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top