Kaba Pemko Bukittinggi

Ngarai Sianok-Maninjau Geopark Nasional Yang Komplit

Bukittinggi, KABA12.com — Deputi bidang kemaritiman sekretaris kabinet, meninjau kawasan Ngarai Sianok yang telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional bersamaan dengan kawasan Maninjau kabupaten Agam. Peninjauan tersebut, didampingi langsung oleh didampingi Kepala Pariwisata Sumbar dan Disparpora Bukittinggi, di kawasan Panorama, Rabu (24/04).

Dalam kunjungan itu, Deputi bidang kemaritiman sekretaris kabinet, Agustina Murbaningsih, mengungkapkan kekagumannya dengan Bukittinggi, khususnya kawasan Ngarai Sianok.

Dimana kawasan ini dinilai memang sangat cocok menjadi kawasan geopark, bahkan didukung dengan aspek kepariwisataan lainnya. “Kawasan Ngarai Sianok-Maninjau memang menjadi Geopark Nasional yang komplit. Banyak aspek pendukungnya, berada tidak jauh dari pusat kota, udaranya juga sejuk dan masih bersih. Selain itu juga didukung dengan aspek kepariwisataan lainnya, terutama kuliner yang sudah dikenal hingga mancanegara,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pertama di Sumbar, Humas Agam- Media Buka Bersama

Lebih lanjut, Agustina juga terus mendorong dinas pariwisata Sumbar dan Bukittinggi serta Agam, untuk terus meningkatkan promosi, sehingga semakin dikenal hingga ke mancanegara. Terkait, untuk dijadikan sebagai kawasan geopark global, Agustina menyatakan, masih dalam proses, karena banyak penilaian oleh tim khusus nantinya. “Nanti akan ada satu kelembagaan yang menilai itu. Mereka lah yang menentukan apakah layak atau tidak. Tapi yang jelas kita akan berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya.

Baca Juga:  Lagi, Agam Tambah 1 Warga Positif Covid-19

Sementara itu, Kadis Pariwisata Sumbar, Oni Yulvian, menyampaikan, pihaknya terus mwndorong seluruh daerah yang memiliki kawasan geopark, terus berbenah dan meningkatkan potensi untuk menjadi geopark global. Nantinya seluruh daerah harus duduk bersama, agar dapat menentukan kawasan mana yang akan diajukan.

Baca Juga:  Hari Ini, 8.625 Siswa SMP/MTs Ikuti Ujian Nasional

“Tentunya seluruh daerah harus duduk bersama agar dapat ditentukan dan diajukan atas kesepakatan bersama, kawasan mana yang akan diajukan sebagai kawasan geopark global. Karena memang tujuannya adalah pembangunan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sumatera Barat,” ungkapnya didampingi Sekretaris Disparpora Bukittinggi, Linda Faroza dan Kabid Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata, Siti Mariah.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top