Kaba Pemko Bukittinggi

Pemko Bukittinggi Gelar Rakor Persiapan Pemilu

Bukittinggi, KABA12.com — Pemko Bukittinggi menggelar Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Pemilu Serentak 17 April 2019.

Rapat dipimpin langsung Walikota Bukittinggi dan dihadiri Forkopimda di Auditorium Perpusnas Bung Hatta, di Senin (15/04). Rapat Koordinasi juga dihadiri Ketua KPU, Ketua Bawaslu, serta PPS, PPK dan Ketua KPPS se Kota Bukittinggi.

Ketua KPU Bukittinggi, Beny Aziz, mengucapkan terima kasih kepada Pemko yang telah mengumpulkan dalam rangka checking terakhir Pemilu serentak. Menurut Beny, akan ada 81.447 pemilih di Bukittinggi yang menggunakan hak pilihnya pada 17 April mendatang.

“Terkait pemilih yang nanti datang ke TPS yang dalam antrian dan telah mengisi daftar hadir, tetap diberikan kesempatan hak pilihnya. Walaupun tutup pukul 13.00 WIB, namun yang sedang mengantri tetap dilayani. Selanjutnya pemilih tidak dibenarkan membawa handphone atau alat berfungsi kamera, untuk mengantisipasi dokumentasi pilihannya dibilik suara juga tidak menerima panggilan saat antri sehingga tidak menganggu. Diharapkan juga TPS disediakan tempat penitipan HP. Untuk pemilih disabilitas karena dijamin haknya, mohon kepada KPPS dan PPS juga mengutamakan kesempatan memberikan hak pilihnya kepada pemilih disabilitas, orang tua dan wanita hamil,” jelasnya.

Ketua Bawaslu Bukittinggi, Ruzy Hariadi, mengatakan pihaknya sejak tahun lalu telah melakukan pengawasan setiap tahapan yang dilakukan KPU, verifikasi Parpol, pemutahiran data pemilih, proses pencalonan dan kampanye pemilu yang telah berakhir hingga tahapan pengadaan logistik dan pendistribusian dan tahapan penghitungan suara.

“Selain dikecamatan dan kelurahan khusus di TPS ada pengawas TPS. Bawaslu sesuai tugasnya telah melakukan rapat koordinasi, Bimtek kepada pengawas TPS sebanyak dua kali dan bimtek informal sehingga dipastikan pengawas siap dalam pelaksanaan pemilu. Bawaslu mengharapkan tidak terjadi pelanggaran atau seminimal mungkin. Sejauh ini Bawaslu telah menangani beberapa kasus, 3 kasus yang kita register dalam bentuk laporan dan satu temuan,” terangnya.

Sementara Wakapolres Bukittinggi, Kompol Sumintak mengatakan Polres Bukittinggi dibantu Kodim 0304 Agam, akan menurunkan 93 personil dibantu 698 linmas untuk 349 TPS di 24 kelurahan di Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nutmatias, mengatakan ,sengaja pemko mengundang penyelenggara pemilu dan forkopimda untuk mengetahui kesiapan penyelenggaraan Pemilu. Pemko telah memfasilitasi tempat dan anggaran sesuai peraturan yang berlaku. Laporan dari KPU, Bawaslu dan Polres sudah siap, tinggal pelaksanaan hari H.

“Menyelenggarakan pemilu bukan persoalan mudah, tapi bisa menjadi masalah. Karena itu kami mengharapkan Ketua KPPS harus menguasai aturan. Sehingga mampu menguasai masalah dan mampu menyelesaikannya. Keberhasilan pemilu bukan dilihat dari aman dan nyaman saat pelaksanaan, tapi dilihat juga dari partisipasi masyarakat. Karena itu Ramlan menghimbau masyarakat Bukittinggi untuk memilih, gunakan hak pilih dan jangan golput,” ujar Ramlan.

Kepada Ketua KPPS, Ramlan mengingatkan jangan sepelekan hal-hal kecil, pastikan kelengkapan logistik, buat berita acara nya, bagaimana pun keadaannya.

“Kunci keberhasilan Pemilu ada di TPS, karena itu perlu kita kawal dan jaga bersama-sama. Mulai besok posko akan ada dirumah dinas, dibagi per SKPD. Kami mengharapkan semoga pelaksanaan pemilu berlangsung aman dan lancar baik di Bukittinggi maupun seluruh Indonesia,” tegas Wako.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top