Kaba Pemko Bukittinggi

Walikota Bongkar Arsip Selamatkan Aset

Bukittinggi, KABA12.com — Arsip merupakan sebuah aset yang paling berharga, apabila arsip hilang maka niscaya asetpun melayang. Banyaknya kasus berkaitan dengan barang milik negara atau daerah yang dikuasai oleh perseorangan maupun organisasi diluar pemerintahan, menuntut perlunya diambil langkah untuk menertibkan dan menelusuri kembali arsip atau dokumen yang berkaitan dengan barang miliki negara atau daerah.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias bersama Wakil Walikota Irwandi didampingi Sekda Yuen Karnova, Asisten dan Kepala Bagian dilingkungan Setda Pemko. Bukittinggi bersama – sama membongkar kembali arsip – arsip dan dokumen yang berkaitan dengan aset yang dimiliki oleh Pemerintah daerah di ruang rapat lantai III, Selasa, (02/04).

“Sengaja kita mengeluarkan arsip dan dokumen khususnya pada Bagian Pemerintahan Setda, ini adalah suatu upaya kita untuk menyelamatkan kembali aset yang dimiliki negara atau pemerintah daerah. Karena kita tahu banyaknya aset pemerintah yang lepas dan bermasalah. Setelah ditelusuri dokumennya ternyata semua ada dan kita dapatkan banyak informasi. Semua ini nanti akan dibuatkan list-nya dan disortir lagi setelah itu akan ditindak lanjuti nantinya berdasarkan prioritas,” ujar Ramlan.

Lebih lanjut dikatakan, dengan ditemukan bukti kepemilikan serta kronologis aset tersebut, semua akan terinventarisir nantinya dengan baik dan pastinya tidak akan lepas lagi. “Kita patut mencontoh administrasi para pegawai terdahulu dengan tulisan tangan yang rapih, semuanya ter administrasi dan tercatat dengan baik,” ungkap Walikota.

Untuk itu, disetiap kesempatan Walikota selalu mengingatkan kepada semua pejabat dan staf agar semua kegiatan senantiasa teradministrasi dengan baik, “Karena administrasi tersebutlah yang akan menyelamatkan kita,” tegasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top