Kaba Pemko Bukittinggi

Bukittinggi Wisata Derby Tahun 2019 Sukses, Kamang Chrome Kembali Berjaya

Bukittinggi, KABA12.com — Pacu Kuda Bukittinggi Wisata Derby tahun 2019 berjalan sukses. Alek nagari itu dilaksanakan dua hari, Sabtu dan Minggu (30-31/03) di Galanggang Pacuan Kudo Bukik Ambacang.

Pacu kuda kali ini diikuti oleh 73 ekor kuda yang merupakan kuda terbaik berasal dari Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Sumatera Barat. Pacuan terdiri dari 23 race, pada hari pertama diperlombakan 11 race da hari kedua ada sebanyak 12 race.

Ketua Pordasi Sumatera Barat, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pacuan kali ini disamping mengisi kalender rutin Pordasi Sumbar juga dalam rangka mengisi kalender event pariwisata Bukittinggi dan Sumatera Barat. Pacu kuda merupakan alek nagari, olahraga peninggalan nenek moyang orang Sumatera Barat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan semangat peternak kuda untuk mampu melahirkan kuda berkualitas yang mampu berprestasi. Darah kuda Sumatera Barat itu sangat menentukan untuk kuda nasional yang terbukti dengan banyaknya kuda Sumatera Barat juara pada kejuaraan Nasional, terakhir pada tahun lalu Kamang Chrome. Nilai ekonomi beternak kuda juga lebih besar daripada beternak yang lain,” ujar Ramlan Nurmatias yang juga merupakan Walikota Bukittinggi ini.

Selanjutnya Ramlan juga mengatakan dengan digelarnya secara rutin pacu kuda ini akan membuka lapangan pekerjaan mulai dari penyabit rumput, joki dan pelatih. Dengan adanya event pacu kuda, masyarakat akan berdagang, mereka bersilahturrahmi dan melakukan perjalanan wisata.

Pada hari pertama, Sabtu (30/03) ada 11 race yang digelar yaitu, Draft Bogi Baru dengan jarak 2.400 meter, Draft Bogi Usang Baru 3.200 meter, Draft Bogi Usang Lama jarak 3.200 meter, Kelas F Pertama pacu jarak 600 meter, Kelas CD 2 Th Perdana jarak 600 meter, kelas Terbuka jarak 1.200 meter, Kelas CD terbuka jarak 1.200 meter, Kelas AB Terbuka jarak 1.200 meter, Kelas AB 3 Th Calon Derby jarak 1.600 meter dan kelas Wisata Derby jarak 1.700 meter.

Kelas Wisata Derby yang merupakan kelas bergengsi, diikuti oleh 7 ekor kuda dan memperebutkan hadiah Rp 100 juta. Posisi pertama dimenangkan oleh kuda Winx dari Payakumbuh yang merupakan milik dari Flora Alfatunnisa dengan joki Yoserizal, diposisi kedua ditempati oleh kuda Banteng Agam III dari Bukittinggi milik DR.Arminsyah Wakil Jaksa Agung RI dengan joki Trifan Eri, sedangkan diposisi ketiga ditempati oleh kuda Pioneer Sri Gunting dari Padang Panjang milik Rifzelda Setneri dengan joki Ridwan.

Pada hari kedua, Minggu (31/03) yang tidak kalah serunya digelar 12 race. Pada race terakhir kelas AB Terbuka yang menempuh jarak 1.200 meter dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 12.500.000 pada urutan pertama ditempati oleh kuda Kamang Chrome milik Kapolda Sumbar Irjen Pol.Drs.Fakhrizal, M.Hum dengan joki Trifan Eri dan pada posisi kedua ditempati oleh kuda Stoner milik H.Icu Zulkafril yang juga berasal dari Pordasi cabang Bukittinggi Agam.

Alek Nagari yang berlangsung sukses dan meriah selama dua hari ini kemudian ditutup secara resmi oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol.Drs.Fakhrizal, M.Hum yang dihadiri oleh Danlanud, Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi, Sekda, Kepala SKPD, Mantan Walikota Jufri, Ketua TP.PKK, Ketua LKAAM, Ketua Bundo Kanduang, sejumlah tokoh masyarakat dan undangan serta ratusan masyarakat yang menyaksikan pacuan dari pagi hingga usainya acara.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top