Kaba Terkini

Sinkron Dengan Visi Daerah, Produk TEFA Pertanian SMKN 2 Lubukbasung Diapresiasi

Lubukbasung, KABA12.com — Hasil produk Teaching Factory (TEFA) bidang keahlian pertanian jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura SMK Negeri 2 Lubukbasung Kabupaten Agam tuai apresiasi.

Hal itu disampaikan sejumlah unsur dari dunia pendidikan hingga pemerintah daerah saat panen perdanan kebun agro milik sekolah kejuruan yang berada di Sungai Jariang Kecamatan Lubukbasung tersebut.

Salah satunya seperti yang disampaikan Koordinator Kurikulum dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Raymon yang mendapat kesempatan memetik langsung hasil produk dari penerapan metode TEFA di sekolah tersebut, Sabtu (30/03).

Menurutnya, penerapan TEFA diseluruh SMK di Sumbar hampir merata, namun dalam bidang keahlian pertanian, produk SMK Negeri 2 Lubukbasung juaranya.

“Rata-rata di Sumbar SMK sudah menerapkan TEFA, baik itu dalam bidang teknik rekayasa, teknik industri, teknik informatika, bisnis manajemen, pariwisata dan kelompok pertanian. Namun, khusus untuk pertanian, SMK Negeri 2 sudah lebih maju dibanding SMK lain,” ungkapnya.

Apresiasi juga diberikan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Agam dari Kecamatan Lubukbasung dan Dinas Pertanian setempat.

Seperti yang dikatakan Camat Lubukbasung yang diwakili Windra Purnama, “Kecamatan Lubukbasung mengapresiasi produksi TEFA bidang keahlian pertanian yang merupakan unggulan dari SMKN 2 Lubukbasung. Memang seharusnya hasil dari pertanian yang dilakukan oleh siswa SMK tersebut harus mempunyai hasil yg mampu bersaing di pasar, ini juga sinkron dengan program Agam Menyemai Bupati Agam, setelah menyemai kita juga harus berusaha bagaimana hasil dari pertanian tersebut menjadi lebih baik dan mempunyai nilai layak jual di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris Dinas Pertanian Agam Zufren, yang menyebut metode TEFA yang dilaksanakan bidang keahlian pertanian SMK Negeri 2 Lubukbasung sangat sesuai dan sinkron dengan visi pemerintah daerah setempat.

“Kita akan mendukung penuh kegiatan TEFA ini, karena sejalan dengan visi Pemkab Agam yang dalam rangka menciptakan kemandirian disegala sektor, temasuk dibidang pendidikan yang dikembangkan guru di SMKN 2 Lubukbasung pada muridnya dalam bidang pertanian. Tidak hanya itu, ini juga sudah sejalan dengan program Bupati Agam untuk mengembangkan petani mileneal,” sebutnya.

Zufren juga mengatakan penerapan metode TEFA yang dilakukan jurusan agribisnis tanaman pangan dan holtikultura SMK Negeri 2 Lubukbasung juga sejalan dengan rencana pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata.

“Keberadaan kebun agro ini bisa menarik wisatawan sebagai kawasan wisata petik, jadi ini perlu dikembangkan kedepannya. Kita dari Dinas Pertanian mendukung penuh dan siap membantu program ini, secara teknis kedepan kita akan coba bicarakan dan singkronkan dengan kegiatan di Dinas,” harap Sekretais Distan Agam itu.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top