Kaba Terkini

Diduga Masih Beroperasi, Penertiban Nyaris Ricuh, 4 Pelayan Kafe Diamankan Lagi

Lubukbasung, KABA12.com — Sebanyak 4 orang pelayan dan tamu salah satu cafe di bilangan Pasar Inpres Padang Baru, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam kembali diamankan Satpol PP Agam, Sabtu,(23/3) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Diamankannya pekerja di kafe tersebut, karena ditengarai kafe yang sebelumnya ditertibkan tim Satpol PP Agam atas laporan masyarakat itu masih beroperasi, sehingga masyarakat dan pemuda setempat kembali bereaksi.

Bahkan informasi yang diperoleh kaba12.com dari Rino Syamna Putra, ketua Gabungan Pemuda Pasar Inpres Sekitarnya (GAPPIS) Padang Baru, Lubukbasung, penertiban kembali oleh tim Satpol PP Agam itu nyaris ricuh namun tidak sampai terjadi bentrokan.

Diamankannya pekerja di kafe itu dibenarkan Kasat Pol PP-Damkar Agam melalui Kasi Ops dan Pengendalian, Yul Amar kepada kaba12.com, Sabtu,(23/3).

Dijelaskan, empat orang yang diamankan tersebut, berawal dari laporan masyarakat sekitar kafe yang sudah sangat emosional dengan aktifitas kafe itu.

Disebutkan, sampai dilokasi masyarakat sudah ramai dan keadaan mulai tidak kondusif sehingga, tim Satpol PP Agam bertindak dan mengamankan empat perempuan yang mengaku bekerja di kafe itu ke markas Satpol PP Agam untuk pemeriksaan.

“Empat orang perempuan yang diamankan yakni, AM (31) tamu kafe, A (35) pelayan kafe NNS (21) pelayan kafe dan SH (26) pelayan kafe. Mereka dibawa ke Mako Satpol PP Agam untuk diproses sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,”kata Yul Amar kepada kaba12.com di Mako Satpol PP Agam, Sabtu (23/03)

Yul Amar menambahkan, sebelumnya, di kafe tersebut juga telah dilakukan penertiban dan diamankan sebanyak 8 orang perempuan pelayan kafe.

Hal itu dilakukan, karena masyarakat sekitar kafe sudah sangat terganggu dengan aktifitas kafe itu, bahkan sudah dilakukan pertemuan antara pihak Satpol PP Agam, pemuda, tokoh masyarakat dan pemilik kafe.

“Berdasarkan hasil pertemuan beberapa waktu lalu itu, pihak kafe bersedia menutup sementara hingga memiliki izin yang lengkap, namun kafe tersebut masih beroperasi, hal inilah yang membuat masyarakat sekitar geram, dan bereaksi dini hari tadi, dan kita mengambil langkah mengamankannya,” jelas Yul Amar.

Bahkan, ditegaskan, sesuai ketentuan dan sesuai hasil kesepakatan bersama sebelumnya, pihak Satpol PP Agam akan terus memantau sampai kafe itu memiliki izin resmi dari pemerintah,” kami minta pemilik kafe menghormati hasil keputusan bersama itu,” tegasnya lagi.

Sementara reaksi kalangan pemuda dan masyarakat kawasan Pasar Inpres Padang Baru itu, ditengarai karena pemilik kafe tidak menghormati keputusan bersama yang sudah disepakati sebelumnya,” kami minta aspirasi masyarakat dihormati, karena keberadaan kafe itu meresahkan masyarakat, dan kami akan terus mengawasi, ” tegas Rino Syamna Putra, kepada kaba12.com Sabtu,(23/3).

Sementara sebelumnya, Senin subuh lalu, tim Satpol PP Agam menertibkan kafe yang sama, setelah pemuda dan masyarakat melaporkan pada Satpol PP Agam dan bupati Agam akan keberadaan kafe tersebut yang langsung direspon dengan penertiban.

Sebelumnya salah seorang pekerja kafe Andika menyebutkan, pihaknya sangat menghormati keputusan pertemuan tersebut, dengan tidak membuka room karaoke ,karena usaha kafe harus tetap berlanjut untuk menutupi biaya operasional dan gaji karyawan.

Disebutkan, pihaknya juga tengah mengurus izin operasional kafe tersebut sesuai ketentuan yang digariskan pemerintah.

Namun, pemuda dan masyarakat setempat kembali bereaksi karena Jumat malam sampai Sabtu dinihari, kafe tersebut masih beraktivitas, sehingga kembali memicu reaksi pemuda setempat.

(ARDI/HARMEN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top