Kaba Terkini

8 Wanita Yang Diamankan Pol PP Adalah Pekerja Kafe Pol PP Lakukan Penertiban Bukan Razia

Lubukbasung, kaba12.com — Suami dan pekerja kafe di salah satu kafe di bilangan Pasar Inpres Padang Baru, Lubukbasung membantah, 8 wanita yang diamankan oleh tim Satpol PP Agam, Senin,(18/3) sekitar pukul 04.00 WIB adalah wanita malam.

Seluruhnya adalah pekerja kafe tersebut yang mengikuti proses penertiban yang dilakukan oleh tim Satpol PP Agam pasca nyaris terjadi kisruh antara pengelola kafe dengan kalangan pemuda setempat yang protes, namun hal itu sudah bisa diselesaikan.

Sementara kafe yang dipersoalkan tersebut, hingga kini tidak beraktivitas, tidak ada pelayanan room karaoke, hanya aktivitas usaha kedai kopi biasa, itupun tidak dibuka sampai pagi seperti biasanya.

Klarifikasi terkait dengan operasi penertiban kafe di bilangan Pasar Inpres Padang Baru, Lubukbasung itu, disampaikan Andika, pekerja dan suami IA yang ikut menjalani proses pemeriksaan di Satpol PP Agam Senin pagi lalu.

Disebutkan Andika, kejadian itu disebutkannya terjadi hanya sebagai mis-komunikasi terkait dengan aktivitas kafe tersebut. Namun diakuinya, kegiatan kafe itu terkadang dibuka sampai pagi tergantung pengunjung yang datang.

Andika menyebutkan, perempuan yang diamankan adalah pekerja di kafe tersebut yang bekerja dari pagi hingga malam, “ mohon ini diluruskan, agar tidak terjadi asumsi beragam dari masyarakat,” sebutnya.

Dilain pihak, dia juga menyayangkan penertiban itu, disebut sebagai razia, bahkan dikaitkan dengan masalah narkoba, dibuktikan dengan dilakukannya tes urine bagi pekerja kafe tersebut, “ saya yakinkan, tidak ada peredaran narkoba, karena itu komitmen pengelola kafe bersama kami para pekerjanya, “ tegas Andika dengan mimik serius.

Ditambahkan, hal itu didasari, karena pihaknya melayani banyak pengunjung yang seluruh anti narkoba, “ tidak ada narkoba, saya jamin itu,“ tegasnya mengulang.

Terkait dengan perizinan kafe tersebut, Andika mengakui, bahwa sampai penertiban dilakukan Senin pagi itu, kafe tersebut masih belum punya izin, “Saat ini, kami sedang dalam proses pengurusan izin, karena kami sangat taat akan aturan yang digariskan, “ tegasnya.

Penertiban yang dilakukan Satpol. PP Agam Senin lalu, sempat viral, pasca adanya reaksi masyarakat dan pemuda Pasar Inpres Padang Baru, Lubukbasung yang memprotes keberadaan kafe tersebut, bahkan tim penertiban mengamankan sebanyak 8 orang perempuan yang menjalani pemeriksaan di Markas Satpol PP Agam.

Penertiban itu dilakukan, setelah mendapat laporan dari warga,tim Satpol PP Agam langsung turun ke TKP dan mendapati pintu cafe itu masih buka, sekitar pukul empat pagi. Sementara dalam Perda No.2 Tahun 2009 tentang Ketertiban, Keamanan dan Kebersihan (K3), hiburan hanya diperbolehkan hingga pukul 24.00 WIB.

Seperti dijelaskan Afrizal, Sekretaris Satpol PP-Damkar Agam, kepada kaba12.com sebelumnya, saat tim Satpol PP Agam datang di TKP, kondisi cafe tersebut masih buka dan terdapat beberapa pengunjung maupun pelayan. Saat didatangi itu, kondisi mulai tidak kondusif karena masyarakat sekitar yang hadir di cafe tersebut mulai panas.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kita langsung mengamankan 8 perempuan yang ada di cafe itu, dan dibawa ke kantor Satpol PP Agam untuk diproses sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,”ujarnya.

Dalam penertiban itu, 8 perempuan diamankan masing-masing berinisial, SH (26), HNS (21), AA (21), HS (38), A (35), RW (28) dan Y (23), dan kedelepannya sudah dibuatkan berita acara pemeriksaan, setelah itu, pihak keluarga dipanggil dan mereka diserahkan kepada keluarga setelah membuat surat pernyataan di atas materai 6000.

“Selain itu, di Mako Satpol-PP mereka dites urine oleh Dinas Kesehatan Agam untuk mengetahui apakah mereka terlibat penyalahgunaan narkotika. Namun dari hasil pemeriksaan urine mereka negatif,”ulas Afrizal bersama jajaran Satpol PP Agam kepada kaba12.com, dan media lainnya Senin lalu.

-HARMEN/ARDI.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top