Kaba Terkini

Herman Sofyan Arahkan Pokir Untuk Masalah Sosial

Bukittinggi, KABA12.com — Anggota DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan, mengadakan reses masa sidang I tahun 2019.

Kegiatan yang dihadiri sejumlah kepala dan perwakilan SKPD, Sekcam Guguak Panjang, Lurah dan tokoh masyarakat serta ratusan warga GP itu, dilaksanakan di gedung DPRD Bukittinggi, Minggu (17/03).

Herman Sofyan, menjelaskan, reses dilaksanakan oleh setiap anggota DPRD setiap masa sidang, untuk daerah pemilihan masing-masing.

Reses dilaksanakan untuk menjemput aspirasi masyarakat, yang ada di daerah pemilihan. Sehingga aspirasi itu dapat diperjuangkan oleh para wakil rakyat.

“Reses ini memang dilaksanakan oleh anggota DPRD di daerah pemilihannya. Sehingga apa persoalan yang dihadapi masyarakat di dapilnya, dapat diatasi oleh para anggota dewan. Khusus kami, yang berasal dari dapil Guguak Panjang, untuk masa sidang I ini, kami undang warga di kelurahan Benteng Pasa Ateh, Pakan Kurai dan juga Tarok Dipo,” jelasnya.

Sebelum tanya jawab dengan warga yang hadir, Herman Sofyan memaparkan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan melalui dana pokir anggota DPRD Bukittinggi.

Untuk 2017 dan 2018, telah diberikan bantuan dari dana pokir untuk bedah rumah, pengadaan baju basiba dalam rangka mempertahakan budaya adat Minangkabau, upaya penghijauan kota dan sejumlah upaya pembangunan infrastruktur lainnya.

“Untuk 2019 ini, kami telah berkoordinasi dengan dinas sosial, untuk memberikan bantuan kepada wanita rawan sosial di Guguak Panjang. Dari data yang telah kami terima, telah tercatat sebanyak 293 wanita rawan sosial yang berhak menerima bantuan itu. Secara keseluruhan, bantuan diberikan dalam bentuk barang, melalui dinas sosial,” jelasnya.

Sedangkan untuk tahun 2020, telah diarahkan sejumlah dana pokir kami untuk pengadaan satu alat pemadam kebakaran portable. Alat itu nantinya, akan diberikan satu unit per kelurahan di kecamatan Guguak Panjang.

Dalam reses itu, Herman Sofyan, juga menerima sejumlah aspirasi terkait bisang pendidikan, persoalan air bersih. Selain itu, juga disampaikan solusi terkait upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Untuk peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarat, pemko dan DPRD telah berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai program. Bukan hanya dengan uang tunai, tapi lebih kepada barang ataupun kegiatan yang dapat dimaksimalkan oleh warga sebagai ladang usaha agar mereka lebih mandiri dan meningkatkan perekonomian mereka,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top