Kaba Agam

Buah Inovasi. Forkapos Panen Perdana Sayuran Pola Hidroponik.

Ampek Angkek, kaba12.com — Salah satu cara untuk mendapatkan sayuran segar tanpa pestisida adalah dengan menanam sendiri sayuran.

Dan bagi yang lahannya terbatas untuk menanam sayuran bisa menanam dengan memanfaatkan air sebagai media pengganti tanahnya atau yang disebut juga dengan hidroponik.

Hal ini dilakukan komunitas FORKAPOS ( Forum Kader Posyandu) Kecamatan Ampek Angkek.

Sebelumnya mereka telah mendapatkan pelatihan dari Balitmas Kemendes, PDT dan Transmigrasi RI di Pekanbaru beberapa waktu yang lalu.

Hasil pelatihan tersebut telah dipraktekkan oleh anggota Forkapos, melakukan penanaman sayuran dengan pola hidroponik di tiga lokasi yakni Nagari Lambah, Nagari Panampuang dan Nagari Biaro Gadang

Sukses program yang dikembangkan itu, Minggu,(17/3), para kader Forkapos gelar panen perdana di Nagari Biaro Gadang di Halaman Masjid Nurul Huda Tanjung Alam.

Kegiatan ini dihadiri Kadis PMN Agam Teddy Martha, Wali Jorong Tanjung Alam Erdi Ufia, petugas Puskesmas Biaro Asnida, Ketua Forkapos Ampek Angkek Erita Ariyani berserta pengurus dan kader Posyandu Melati 5 Tanjung Alam.

Kadis PMN Agam Teddy Martha, yang juga Pembina Forkapos mengapresiasi semangat dan kemauan para kader posyandu di Ampek Angkek, dengan berbagai inovasi yang dilakukan dalam rangka pemberdayaan anggota dan masyarakat.

” Ini bukti pemberdayaan masyarakat sudah mulai tumbuh dari keinginan masyarakat itu sendiri,” sebut Teddy Martha.

Ditambahkan, besarnya partisipasi para kader posyandu dalam membantu mengaplikasikan program -program pemerintah daerah yang hari ini bisa disaksikan sendiri.

Ditambahkan, Agam Menyemai, tidak terbatas pada lahan yang besar saja tapi ketiadaan lahan pun bisa dilakukan dengan pola hidroponik.

” Semoga inovasi Forkapos bisa memotivasi para kader dan komunitas yang lain untuk turut serta bersama pemerintah daerah mensukseskan semua program yang diluncurkan,” ulas Teddy Martha lagi.

Sementara menurut Erita Ariyani, ketua Forkapos menyampaikan, kegiatan mereka ini berhasil karena pembinaan dari Dinas terkait, TP PKK Agam dibantu Balitmas Kemendes, PDT dan Transmigrasi Pekanbaru.

” Kami butuh arahan dan pembinaan dari pemerintah untuk semua kegiatan Forkapos, ” sebutnya.

Ditegaskan, selain program penanaman sayuran sistim hidroponik, Forkapos merencanakan program pemanfaatan sampah rumahtangga yang akan memberikan nilai ekonomi.

” Kami akan terus berinovasi, untuk mendorong eksistensi para kader dan masyarakat, agar bisa memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki,” ulas Erita Ariyani.

Panen perdana sayuran yang ditanam dengan sistim hidroponik itu, adalah Samhong (sejenis Sawi) dan kangkung yang hasilnya akan dimanfaatkan oleh kader dalam pemenuhan asupan gizi sehari-hari.
HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top