Kaba Terkini

Wujudkan Pariwisata Jadi Lokomotif Perekonomian, Legislator Minta OPD Bersinergi

Lubukbasung, KABA12.com — Forum OPD Kabupaten Agam, Rabu (27/02), kembali dilanjutkan di aula kantor Bappeda di Lubukbasung, dengan agenda Peningkatan Jumlah Kunjungan Wisatawan.

Hadir dalam Forum itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan & Sumberdaya Manusia, Mulyadi, anggota DPRD Agam Noveri Edios dan Anton, seluruh kepala OPD serta Camat yang ada di Kabupaten Agam.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Erniwati dalam pemaparannya menyampaikan, pihaknya telah merancang sejumlah rencanan kerja dalam hal pariwisata. Dia juga menyebutkan target kunjungan wisatawan baik mancanegara, ataupun nusantara pada tahun ini mencapai 1 juta pengunjung.

“Beberapa peningkatan pembangunan kawasan objek wisata seperti Linggai dan Janjang sajuta pada tahun ini akan dilanjutkan. Akan tetapi terdapat beberapa kendala yang diantaranya terkait dengan persoalan lahan, dan ini kita butuhkan bantuan dari OPD lainnya, serta perlu pembinaan lanjutan bagi para pelaku UMKM yang akan meramaikan setiap kawasan objek wisata tersebut,” kata Erniwati.

Baca Juga:  FPRB Agam Makin Eksis, Ragam Terobosan Digarap

Persoalan Pariwisata juga menjadi perhatian serius para legislator yang ada di DPRD Kabupaten Agam. Seperti halnya yang disampaikan Anton dan Noveri Edios dari fraksi Golkar Plus PBB.

“Banyak objek/kawasan potensial pariwisata yang bisa kita jual jadi sumber PAD. Namun sampai sekarang Disparpora masih belum maksimal dalam menggarap itu. Kita perlu dan butuh Forum Percepatan Pengembangan Patiwista, kita butuh dukungan darir seluruh OPD, Karena jika tidak ada forum, tentu akan jadi sulit bagi Disparpora sendiri. Tidak hanya itu, kita juga harus bisa melibatkan seluruh unsur, seperti akademisi, pebisnis, komunitas dan media massa tentunya,” ujar Noveri Edios.

Baca Juga:  Genjot Wisatawan Pemkab. Agam Anggarkan Rp 8,4 M Untuk Dua Objek Wisata

Hal senada juga dikatakan Anton, putra asal Pakan Sinayan Banuhampu. Menurutnya, untuk membangun optimisme menjadikan pariwisata sebagai lokomotif perekonomian daerah tentu butuh sinergitas seluruh unsur, terutama Organisasi Perangkat Dearah melalui program kegiatannya.

“Pembangunan kawasan pariwisata memiliki ketergantungan pada kita semua, bagaimana kita akan mengelolanya tentu dibutuhkan sinergi kita bersama. Pertanian tidak lagi menjanjikan bagi perekonomian masyarakat, olehsebab itu prioritas arah kebijakan beralih ke sektor pariwisata karena pariwisata jelas ada marketnya. Jadi, pentingnya sinergi seluruh OPD, perlu dipicu, sehingga target pembangunan bisa dikerjakan dengan optimis dan hasil RPJMD Agam akan berbuah manis,” harapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Agam Bidang Kemasyarakatan & Sumberdaya Manusia, Mulyadi mengatakan ada tiga hal yang menjadi tantangan pemerintah daerah untuk pembangunan pariwisata ditahun depan, yaitu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, meningkatkan lama menetap wisatawan berkunjung, dan meningkatkan jumlah belanja wisatawan di Agam.

Baca Juga:  Kampanyekan NA-IC, Sandiaga: Kita Fokus Pilkada dan Pemulihan Ekonomi

“Tiga hal itu tantangan yang harus kita upayakan. Karena pada tahun 2020 sesuai arahan Bupati lokomotif ekonomi itu adalah pariwisata, tentu OPD tekait harus memberikan perhatian khusus untuk ini. Butuh digarap secara terpadu, tidak bisa berjalan sendiri oleh pariwisata saja,” ujar Mulyadi.

Forum OPD masih akan dilanjutkan hingga tiga hari kedepan dengan agenda Optimalisasi Penerapan Perbup No. 74/ 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Nagari Madani, Peningkatan Daya Saing dan Nilai Tambah Produk. Kemudian Optimalisasi Mutu dan Layanan Kesehatan, Pendidikan Dasar serta memajukan prestasi olahraga, Peningkatan Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kulaitas Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top