Kaba Pemko Bukittinggi

Musrenbang Kecamatan Guguak Panjang 72 Jenis Kegiatan Diusulkan

Bukittinggi, KABA12.com — Kecamatan Guguak Panjang, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), di aula kantir Camat GP, Selasa (26/02). Musrenbang ini dibuka langsung Walikota Bukittinggi, didampingi Kepala Bappelitbang, Asisten tiga, Camat Guguk Panjang dan tokoh masyarakat serta instansi terkait.

Camat Guguak Panjang, Rispayanto mengatakan, sebelum musrenbang kecamatan dilaksanakan, setiap kelurahan telah melakukan musrenbang.

Beberapa hari terakhir, telah dilakukan pra musrenbang, yang menghasilkan rumusan baik infrastruktur maupun non infrastruktur.

“Ada 10 item bidang infrastruktur dan sarana prasarana, 9 item bidang ekonomi. Untuk bidang sosial budaya, sarana kesehatan masyarakat terdiri dari 25 item, pembinaan adat dan budaya terdiri dari 4 item, pembinaan keagamaan 7 item, pembinaan pemuda/ olahraga 6 item, himbauan 5 item. Bidang pemerintahan ada 6 item,” jelasnya.

Rispayanto menambahkan, ada 5 isu strategis di Kecamatan Guguk Panjang untuk tahun 2020. Seperti pembangunan Aula Serba Guna dan Kantor Organisasi Mitra Kecamatan (DPC LPM, LKAAM, PPK, Panwas Kecamatan serta mitra instansi vertical kecamatan (Statistik, PPKB) yang memadai serta pembangunan kantor TP PKK Kecamatan dan Kantor Dharma Wanita Kecamatan sebesar Rp. 2,5 M.

Kegiatan Pekan Olahraga Seni Antar Diniyah Rp 150 juta, Fasilitasi Kelembagaan Adat dan Budaya Rp 150 juta. Rencana pembelian tanah untuk pembangunan kantor Lurah ATTS Rp 5,2 M dan pembangunannya Rp 5 M serta lanjutan pembangunan Kantor Lurah Pakan Kurai Rp 2,5 M.

Pemetaan batas wilayah administrasi Kecamatan dan Kelurahan se Kecamatan Guguk Panjang Rp 200 juta. Belanja aplikasi, integrasi Database Kelurahan dalam satu kecamatan/ Sistem Komunikasi Semesta (Sikose) dalam rangka meningkatkan pelayanan Paten Rp 150 juta.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya mengatakan, musrenbang diperlukan untuk memastikan anggaran sesuai dengan kebutuhan. Namun harua disadari, tidak semua kebutuhan dapat terpenuhi. Anggaran dibutuhkan bukan untuk pembangunan fisik saja, tapi juga pembangunan pendidikan, pariwisata, sosial budaya harus dirangkum dan dilaksanakan.

“Sistem keuangan saat ini sudah sangat berbeda, semua yang akan kita kerjakan sekarang sudah harus kita rencanakan tahun lalu, jadi tidak ada lagi kegiatan naik dijalan, ” ulasnya.

Ditambahkan, semua kegiatan diawasi apalagi keuangan negara, bagaimana semua keuangan negara bermanfaat bagi masyarakat, terwujud dalam nilai Sakip yang mencapai nilai BB.

Ditegaskan Ramlan, hasil musrenbang akan dilihat azas manfaat dari perencanaan kegiatan, karena itu dalam musrenbang kali ini benar-benar dibahas usulan kegiatan dengan matang, ” perencanaan matang hasilnya juga memuaskan,” tegas Ramlan.

Wako meminta kepada Lurah dan Camat agar selalu melaksanakan gotong royong. Dengan gotong royong, Silaturrahmi terbangun, rasa persatuan dan kesatuan tetap ada, rasa membangun tumbuh dan tidak saja membersihkan lingkungan.

Karena saat ini, Indonesia bersih sudah menjadi persoalan dunia. Semua aspek membutuhkan kebersihan lingkungan.

“Jika sudah jalan tetap harus ditingkatkan. Lorong-lorong diharapkan bersih dan indah. Termasuk meningkatkan kepedulian masyarakat,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top