Kaba Terkini

” Manangguak Basamo ” Tradisi Unik Nagari Gaduik

Gaduik, kaba12.com — Kecamatan Tilatang Kamang memendam beragam potensi dan tradisi unik yang diyakini bisa menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan potensi wisata di wilayah tersebut.

Salah satu tradisi unik yang bisa menjadi salah satu potensi dalam mendorong pengembangan potensi wisata adalah tradisi ” manangguak basamo ” di Nagari Gaduik.

Minggu,(24/2) kembali digelar pesta budaya tradisi di Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), nagari Gaduik, kecamatan Tilatang Kamang, yang menggelar acara “manangguak basamo” di Tabek Gadang Ranggo Malai yang dihadiri ratusan warga.

Acara yang dibuka Camat Tilatang Kamang Ade Harlien, dihadiri Wali Nagari Gaduik Masferiedi, Wakapolsek Hamrizal tokoh masyarakat Amril Anwar bersama ratusan warga setempat.

Tradisi manangguak badamo, yang merupakan agenda rutin tahunan di Tabek Gadang, jorong PGRM itu, menjadi salah satu event tradisi yang banyak dimiliki warga, dengan berbekal tangguak, ratusan warga menyerbu Tabek Gadang, menangkapi ikan-ikan dalam kolam besar tersebut.

Camat Tilatang Kamang Adr Harlien yang mengaku terinspirasi dengan acara tradisi itu memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang mempertahankan budaya seperti itu.

Pasalnya, ulas Ade Harlien, tradisi manangguak basamo itu, merupakan event kebersamaan yang terbangun sejak lama yang menjadi kekuatan dalam jalinan silaturrami,” ini harus terus dipertahankan,” sebut Ade Harlien.

Ditambahkannya, selain tradisi yang menjadi kekuatan dalam kebersamaan, manangguak basamo, memendam filosofi penting dalam melatih kesabaran, peduli pada sesama dan komitmen menjaga tradisi.

Ade Harlien berharap, tahun depan event tradisi budaya ini, bisa lebih dikembangkan bahkan diperluas dengan beragam acara pendukung lain untuk mendorong munculnya beragam potensi lain.

Dalam kegiatan tersebut, selain para peserta manangguak basamo, peserta yang mendapat ikan terbesar mendapat bonus khusus Rp.500 ribu, dari Amril Anwar tokoh masyarakat setempat.
HARMEN/YAYA

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top