Kaba Terkini

Honorer Eks K-II Yang Bekerja Terus Menerus Sebagai Syarat Mutlak P3K

Lubukbasung, KABA12.com — Menindaklanjuti surat Menteri PAN dan RB Nomor B/072/FP3K/ M.SM.01.00/2019 tanggal 04 Februari 2019 perihal Pengadaan P3K Tahap I Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Agam melaksanakan Seleksi Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto, Jumat (15/02), di Lubukbasung mengatakan, perekrutan P3K pada tahap I ini diperuntukkan bagi tenaga pendidik/guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian.

“Pendaftaran telah bisa dilakukan secara online melalui laman https://ssp3k.bkn.go.id hingga tanggal 17 Februari 2019,” ujarnya.

Kepala BKPSDM melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Status, Devizon menambahkan TH Eks K-II yang dapat mengikuti pendaftaran P3K di Kabupaten Agam sebanyak 279 dengan rincian 249 orang guru, 2 orang tenaga kesehatan dan 28 orang Penyuluh Pertanian.

“Jumlah 279 adalah data tenaga honorer eks kategori II yang ada dalam database BKN dan memenuhi persyaratan Peraturan Perundang-Undangan,” jelasnya.

Dia menyebutkan, salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh setiap TH eks K-II yang mendaftar adalah aktif bekerja terus menerus (tidak terputus) sampai sekarang, yang akan dibuktikan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Kepala Sekolah/Kepala Puskesmas/Direktur Rumah Sakit/UPT atau Balai Penyuluh Pertanian dan disahkan oleh eselon terkait yang akan diminta pada saat yang bersangkutan dinyatakan lulus.

Bagi pelamar yang pernah pindah unit kerja, maka yang bersangkutan harus mendapatkan surat keterangan dimaksud dari setiap unit kerja tersebut.

Devizon menegaskan, pelamar yang memberikan keterangan/data yang tidak benar dan di kemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan pendaftaran, seleksi, maupun setelah diangkat menjadi PPPK, maka Pemerintah Kabupaten Agam berhak menggugurkan kelulusan tersebut dan/atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PPPK, menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkan sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib karena telah memberikan keterangan palsu.

Dia menambahkan, setelah proses pendaftaran seleksi administrasi ini nantinya, para pelamar akan mengikuti tahapan seleksi kompetensi menggunakan sistem CAT dan terakhir wawancara.

“Untuk jadwal tahapan selanjutnya masih menunggu informasi dari pemerintah pusat,” tutupnya.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top