Kaba Terkini

279 Honorer Eks K-II Di Agam Berpeluang Ikuti Seleksi P3K

Lubukbasung, KABA12.com — Pemerintah Kabupaten Agam sampai dengan tanggal 17 Februari 2019 membuka kesempatan bagi 279 tenaga honorer eks kategori II (TH eks K-II) yang berminat dan memenuhi syarat, untuk mendaftar mengikuti seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Agam.

baca juga: Kekurangan Tenaga Guru, Pemkab Agam Cari Format Pembukaan P3K

“Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://ssp3k.bkn.go.id untuk jabatan Guru, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh Pertanian dari Tenaga Honorer Eks Kategori II yang ada dalam database BKN dan memenuhi persyaratan Peraturan Perundang-Undangan,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto, Jumat (15/02), di Lubukbasung.

Lebih lanjut Kepala BKPSDM melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Status, Devizon menambahkan untuk jabatan Guru, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh Pertanian dari Tenaga Honorer Eks Kategori II yang ada dalam database BKN terdapat sebanyak 279 orang, yang terdiri dari 249 orang guru, 2 orang tenaga kesehatan dan 28 orang Penyuluh Pertanian berdasarkan SK Menteri Pertanian dan/atau MoU/Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Daerah.

Adapun persyaratan bagi Guru/Tenaga Pendidik untuk perekrutan P3K yaitu, merupakan TH Eks K-II, berusia maksimal 59 tahun per 1 April 2019, pendidikan minimal S1/D-IV dengan jurusan relevan dengan mata pelajaran pada kurikulum. Masih aktif mengajar sampai saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat penugasan dari Kepala Sekolah/Kepala Dinas yang menyatakan masih aktif yang memuat informasi minimal NUPTK/NIK, nama, tempat dan tanggal lahir, nama sekolah, mata pelajaran yang diampu, kabupaten/provinsi. Kemudian menandatangani surat pernyataan bersedia ditempatkan di sekolah negeri kabupaten/provinsi sesuai wilayah tempat mengajar dan berdasarkan peta kebutuhan guru saat ini.

baca juga: Kabupaten Agam Kekurangan 1.656 Guru SD

Lalu, persyaratan bagi Tenaga Kesehatan yaitu, merupakan TH eks K-II, berusia maksimal 57 tahun kecuali dokter 59 tahun per 1 april 2019, memiliki pendidikan minimal D-III bidang kesehatan sesuai dengan persyaratan jabatan. Mempunyai STR yang masih berlaku (bukan STR internship) kecuali untuk Epidemiolog, Entomolog, Administrator Kesehatan dan Pranata Laboratorium Kesehatan dengan pendidikan D-III/S1-Kimia/Biologi, serta memiliki surat keputusan pengangkatan terakhir.

Sementara persyaratan bagi Penyuluh Pertanian yaitu, merupakan tenaga harian lepas dan tenaga bantu (THKTB), berusia maksimal 57 tahun per 1 April 2019, lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) bidang pertanian (Rumpun Ilmu Hayat Pertanian), khusus untuk inseminator wajib memilki sertifikat inseminator. Bertugas di desa/nagari dengan basis unit kerja di kecamatan, kabupaten, atau provinsi dan telah aktif bekerja selama minimal 5 tahun berturut-turut, dibuktikan dengan SK Menteri Pertanian/ Dirjen/Dinas Pertanian Provinsi.

“Pelamar yang memberikan keterangan/data yang tidak benar dan di kemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan pendaftaran, seleksi, maupun setelah diangkat menjadi PPPK, maka Pemerintah Kabupaten Agam berhak menggugurkan kelulusan tersebut dan/atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai P3K, menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkan sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib karena telah memberikan keterangan palsu,” tegasnya.

Pembukaan pendaftaran P3K ini dilakukan menindaklanjuti surat Menteri PAN dan RB Nomor B/072/FP3K/ M.SM.01.00/2019 tanggal 04 Februari 2019 perihal Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap I Tahun 2019.

(Jaswit)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Hari ini, 224 Peserta P3K Agam Ikuti Seleksi Ujian Kompetensi – Kaba12.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top