Kaba Terkini

Makan Nasi Katering, 43 Karyawan PT. JAPFA Di Padang Tongga Agam Keracunan

Lubukbasung, KABA12.com — Sebanyak 43 orang karyawan PT. JAPFA unit Padang Tongga, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam keracunan setelah memakan jatah katering dari perusahaan, Rabu (06/02) siang.

Mereka mengalami meriang, sakit kepala, mual dan muntah. Akibatnya, sebagian besar karyawan harus masuk ke UGD Rumah Sakit Umum Daerah Lubukbasung untuk mendapat pengobatan medis.

Karyawan yang hanya menderita sakit ringan telihat lemas dan duduk-duduk di lorong rumah sakit setelah mendapatkan pengobatan dari dokter. Sementara tiga orang lainnya masih terbaring di tempat tidur rumah sakit karena masih lesu, mual dan muntah.

Salah seorang karyawan korban keracunan makanan, Anton Putra mengatakan, peristiwa keracunan tersebut berawal usai karyawan menyantap makan siang yang disediakan perusahaan pada Rabu (06/02) pukul 12.00 WIB. Santapan siang saat itu berisi nasi, ikan tongkol, serta sayur kol bening. Sementara, reaksi keracunan baru terasa 1 jam setelahnya.

“Saya dapat nasi pukul 12.00 siang, siap makan lalu istirahat, setelah bangun tidur baru terasa meriang, panas, mual, dan sakit kepala berat. Hal itu juga terjadi pada teman-teman yang lain. Jadi kami diberi susu kental manis untuk menetralkannya. Baru setelah itu kami semua dibawa ke UGD RSUD Lubukbasung,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer PT. JAPFA unit Padang Tongga, Mablul Khairin saat ditemui KABA12.com di UGD RSUD Lubukbasung menyebutkan bahwa peristiwa keracunan itu baru diketahui dirinya pukul 14.00 WIB. Ada sebanyak 43 karyawannya mengalami mual, muntah dan sakit kepala pasca menyantap makanan katering siang tadi, hingga saat ini dibawa ke UGD.

Menurutnya, keracunan tersebut disebabkan dari salah satu isi makanan katering yang dikonsumsi karyawan.

“Dugaan kita dari lauk ikan tongkol yang ada dimenu nasi. Karena ada sebagian karyawan yang tidak memakan ikan, hanya makan sayur kol saja tidak ada masalah,” ujarnya.

Mablul Khairin menyebutkan, pihaknya telah berlangganan lama dengan pihak katering sekitar satu tahun. Namun, peristiwa keracunan seperti ini baru kali ini terjadi.

“Untuk karyawan yang menerima musibah ini kita obati dulu sampai sembuh, baru setelah itu kembali bekerja,” ulasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus keracunan makanan itu masih ditangani pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Agam. Satu kantong ikan tongkol dari penyedia katering telah diambil untuk dijadikan sampel.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top