Kaba Terkini

Distan Agam Sasar Petani Milenial Untuk Bangun Pertanian Tangguh

Lubukbasung, Kaba12.com — Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Zufren mengatakan, generasi muda sekarang minim minat untuk bertani merupakan tantangan terbesar dalam pembangunan pertanian. Dapat dipastikan akan mengganggu kedaulatan dan ketahanan pangan di suatu daerah.

Generasi muda yang biasa disebut dengan generasi milenial, lebih mengandrungi hal yang berhubungan dengan teknologi modern seperti dunia digital dan teknologi informasi.

Tetapi mereka masih melihat sektor pertanian sebagai peluang usaha yang tidak menjanjikan.

Mengatasi hal itu, Dinas Pertanian Kabupaten Agam punya agenda penting, yaitu melahirkan generasi muda yang melirik sektor pertanian sebagai salah satu peluang usaha, agar pembangunan pertanian di daerah itu dapat terus berlanjut untuk mencapai pertanian yang tangguh, mandiri dan berkelanjutan.

Ketua Perhiptani Kabupaten Agam, Sunaryo mengatakan, bahwa Perhiptani siap mendukung dan mensukseskan program tersebut, untuk mengembangkan sistem penyuluhan pertanian yang efektif, efesien, produktif dan menyebarluaskan ilmu teknologi, manajemen serta metoda pertanian.

“Termasuk mengajak generasi milenial untuk berusaha di bidang pertanian, sesuai perkembangan zaman dengan pola pertanian modern,” katanya.

Diharapkan, anggota Perhiptani yang notabene adalah penyuluh pertanian dan peternakan, miliki tanggung jawab untuk melahirkan petani muda atau petani milenial.

Selain itu, pihaknya juga telah merancang perekrutan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS), untuk menutupi kekurangan tenaga penyuluh.

Tak kalah penting adalah terus menyuarakan program “Agam Menyemai” dengan jargon “nan dilaman untuak dimakan, nan diparak bawok ka pakan”, yang merupakan inovasi cerdas Bupati Agam, Dr. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah.

(Virgo/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top