Kaba Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Bupati Agam Inginkan Pariwista Jadi Lokomotif

Lubukbasung, KABA12.com — Menjelang memasuki tahun ke-4 periode 2016-2021 masa pemerintahan pasangan INTAN (Bupati Indra Catri dan Trinda Farhan Satria) beberapa isu strategis untuk pertumbuhan ekonomi dikemukakan agar bisa menyelesaikan permasalahan yang menyebabkan ekonomi masyarakat Agam melambat di tahun 2018.

Berdasarkan hasil evaluasi capaian Renja Pemkab Agam tahun 2018, tim evaluasi mendapati perkembangan kontribusi sektor Pertanian, kehutanan dan perikanan, serta sektor industri pengolahan cenderung melambat. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 berdasarkan data sementara baru sebesar 5,4%, lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2017 sebelumnya yang mencapai 5,43 persen.

Oleh sebab itu, dari sisi sektoral, pemerintah mendorong sektor yang punya nilai tambah dan menciptakan kesempatan kerja lebih luas untuk mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi Kabupaten Agam, salah satunya dengan mengembangkan sektor pariwisata.

“Kita arahkan kebijakan pembangunan dengan menjadikan pariwisata sebagai lokomotif perekonomian. Kita coba adakan berbagai macam event festival untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Agam. Dengan begitu akan mendongkrak dan menumbuhkan sektor lainnya,” ujar Bupati Agam saat diskusi publik penyusunan RKPD 2020 di Lubukbasung.

Sebagai lokomotif ekonomi, kata Indra Catri tentu harus didukung dengan sumberdaya yang berkualitas, kreatif dan inovatif.

“Kita beri porsi lebih bagi Pariwisata, Pertanian dan sektor lainnya yang akan menyumbang pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya capacity tapi quality sumber daya yang dimiliki juga mesti lebih baik. Kita tidak akan mengimpor tapi kita akan perbanyak mengekspor melalui kunjungan orang ke wilayah Agam,” sebutnya.

Tidak hanya itu, sejak periode keduanya memimpin Pemerintahan Kabupaten Agam bersama Wakil Bupati Trinda Farhan Satria, Indra Catri juga menerapkan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan.

Artinya, pembangunan yang terencana, berkesinambungan menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana untuk meningkatkan mutu hidup.

“Kita tergetkan minimal 1 juta pengunjung lokal datang ke Agam,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Erniwati pun dengan tegas menyambut baik arahan Bupati Indra Catri.

“Benar sekali apa yang dikatakan Pak Bupati. Pariwisata itu memang harus jadi lokomotif. Karena jika pariwisata berkembang dengan baik, maka sektor-sektor yang lain pun juga akan ikut naik, dan pastinya ekonomi masyarakat pun juga akan lebih baik,” terangnya.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top