Kaba Pemko Bukittinggi

Pedestrian Taman Jam Gadang Diresmikan 16 Februari

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah kota Bukittinggi berencana meresmikan pedestrian taman Jam Gadang pada hari Sabtu 16 Februari 2019 mendatang. Untuk persiapannya, pemko Bukittinggi melakukan rapat yang dipimpin langsung Walikota, di Aula Balaikota, Rabu (30/01).

Mega proyek yang didanai oleh APBD Kota Bukittinggi yang pekerjaannya dimulai pada 20 Juli 2018 ini hasilnya memang sangat ditunggu – tunggu oleh masyarakat dan banyak pihak.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Jam Gadang merupakan wajah kota, untuk itu perlu ditata dengan baik demi kenyamanan pengunjung. Dan memang hasil revitalisasi dari pedestrian Taman Jam Gadang ini sangat ditunggu – tunggu masyarakat dan pengunjung.

“InsyaAllah pada tanggal 16 Februari mendatang rencanannya akan kita resmikan. Setelah itu baru dibuka dan dapat dinikmati oleh masyarakat umum, mengingat Jam Gadang ini adalah icon, makanya peresmiannya perlu dilakukan upaya maksimal,” ujar Ramlan.

Peresmian rencananya akan dilaksanakan pada malam hari yang dimulai pada pukul 20.00 WIB, dengan menggunakan round table dengan tidak menggunakan tenda. Sehingga masyarakat dapat langsung menyaksikan. Malam itu nantinya juga akan disuguhkan hiburan oleh artis ibukota Marce Utari atau yang lebih dkenal dengan Tari KDI dan Ajo Buset serta Jeka Band.

“Wajah pedestrian Taman Jam Gadang saat ini yang juga selain difasilitasi dengan Air Mancur menari – nari yang berwarna-warni yang lebih dikenal dengan Dancing Fountain serta Air Terjun bertingkat, juga difasilitasi dengan Mushalla yang representatif. Mushalla itu menyatu dengan tempat parkir kendaraan roda dua yang nyaman bagi pengunjung,” tambah Wako.

Untuk mematangkan persiapan terkait peresmian tersebut, kepada para SKPD terkait Walikota juga memerintahkan untuk melakukan pengecekan kesiapan seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan dinas terkait lainnya untuk memastikan pada hari H semua berjalan lancar.

Dijelaskan Walikota bahwa untuk operasional Mushalla nantinya akan disiapkan gharin oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan air mancur menari nantinya akan disiapkan petugas yang juga berperan sebagai operator air mancur yang bergerak bersamaan dengan alunan musik.

“Nanti kita akan tempatkan petugas yang dibagi mejadi dua shift sebagai penanggungjawab operasional air mancur menari dan musiknya, sedangkan untuk keamanannya sepenuhnya menjadi tanggungjawab Satpol PP dan SK4,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top