Kaba Terkini

Orgen Tunggal Membandel, Netizen Beri Beragam Tanggapan

Lubukbasung, KABA12.com — Meskipun Peraturan Bupati Agam Nomor 13 tahun 2016 sudah disahkan, namun masih ada segelintir oknum yang melanggar.

Seperti yang terjadi pada Sabtu (26/1) malam. Petugas keamanan Satpol PP Kabupaten Agam menggelar aksi penertiban bagi pelaku orgen tunggal yang melanggar batas waktu yang ditentukan.

Hal tersebut mendapat beragam komentar dari netizen, seperti yang dikomentari @Luthfi adittya desman “Good Job..semoga Konsisten. @Irma Chan “Di kampaung kami pak, batuhampar kampung tangah..baa kok aman2 se ..ba orgen sampai parak siang.bakcando diskotik di tangah kampuang…nan paliang parah wkt idul adha patang ko,paginyo sholat id malamnyo ado diskotik ditangah kampuang…”
@Armel Basri juga menyebutkan, “sikat terus.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kecamatan Lubuk Basung, Abdul Razak saat dikonfirmasi via ponsel, juga menilai bahwa kegiatan orgen tunggal bisa mengundang terjadinya pelanggaran norma nilai-nilai adat dan ketertiban masyarakat akibat suara musik ditengah malam.

Ditambahkan, keluarnya Perbup yang dibuat Pemkab.Agam, tidak cukup kuat apabila tidak ada dukungan penuh dari seluruh tokoh adat, tokoh agama, aparat, serta unsur niniak mamak.

“Mubazir kita membuat aturan, kalau tidak didukung secara bersama-sama, “ungkapnya.

(Ardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top