Kaba Terkini

Distan Agam Aktifkan Kembali Klinik Pertanian

Lubukbasung, kaba12.com — Pengaktifkan kembali klinik pertanian oleh pemerintah Kabupaten Agam, di setiap Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai tempat konsultasi para petani.

Klinik ini merupakan bentuk layanan petugas pertanian di masing-masing BPP. Setiap permasalahan dari petani yang datang melakukan konsultasi dapat dicatat, diagendakan dan dicarikan solusi dan dipecahkan bersama antara penyuluh pertanian dengan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT).

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Agam, Isman Imran kepada Kaba12.com, Kamis, (17/01), klinik pertanian ini salah satu cara untuk mengantisipasi kegagalan dalam membudidayakan hasil pertanian maupun mendiagnosa permasalahan pertanian yang dihadapi petani di lapangan.

“Klinik pertanian sangat penting bagi para petani untuk bisa berkumpul, berkomunikasi, bermusyawarah, sekaligus mencari solusi jika menemukan masalah dan hambatan dalam bertani,” ujar Isman Imran dalam pertemuan dengan seluruh Koordinator Penyuluh beserta petugas POPT di Aula BPP Banuhampu, Kamis, (17/01).

Umumnya usia petani yang ada di Kabupaten Agam berkisar dari 40-60 tahun. Dengan begitu harus ada solusi yang bisa menarik minat generasi muda dalam bidang pertanian.

Ia berharap masing-masing BPP dapat memunculkan petani-petani muda, agar cita-cita dalam mewujudkan pertanian Kabupaten Agam dapat tercapai. Karena pertanian salah satu bidang yang bisa mengatasi masalah pengangguran dan bisa meningkatkan kesejahteraan.

(Virgo/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top