Kaba Terkini

Program Tidak Tuntas, Rp 3,56 Miliar Dana Desa Tidak Terealisasi

Lubukbasung, kaba12.com — Pemerintah Kabupaten Agam, mencatat Rp3,56 miliar dana desa tidak terealisasi pada 2018 akibat program tidak tuntas dan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).

Kepala Bidang Bina Keuangan dan Kekayaan Nagari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Agam, Bustanul Arifin di Lubukbasung, Selasa,(15/1) mengatakan, dana itu tidak terealisasi merata terjadi di 82 nagari.

“Setiap nagari dana yang tidak terealisasi tidak begitu banyak dari alokasi dana desa yang diterima,” katanya.

Dikatakan, alokasi dana desa di daerah itu pada 2018 sebesar Rp63,84 miliar, sementara realisasi penggunaan di nagari Rp60,28 miliar atau 94,42 persen.

Dana tidak terealisasi Rp3,56 miliar atau 5,58 persen. Dana ini akan menjadi SILPA dan masuk ke kas nagari sehingga dana itu bisa digunakan pada 2019.

“Dana ini tidak teralisasi akibat kegiatan di nagari itu tidak tuntas, selisih anggaran dari perencanaan dan lainnya,” tambahnya.

Selain dana desa, alokasi dana nagari di kabupaten Agam juga tidak terealisasi Rp3,8 miliar, karena alokasi dana nagari pada 2018 sebesar Rp81,29 miliar dan realisasi hanya Rp77,39 miliar atau 95,20 persen.

Untuk itu, pihaknya menghimbau pemerintah nagari untuk cermat dalam penggunaan dana nagari dan alokasi dana nagari.

Selain itu pihaknya akan melakukan pendampingan setiap saat sehingga realisasi mencapai 100 persen.

“Pendampingan ini telah kita lakukan, namun kedepan akan kita tingkatkan,” jelasnya.
(Virgo/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top