Kaba Terkini

Nagari Panampuang Agam Ingin Jadi Nagari Model

Panampuang, KABA12.com — Kebijakan membangun Indonesia dari pinggiran, menjadi acuan utama bagi Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).

Aplikasinya, diwujudkan dalam program Desa Mandiri. Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam merupakan salah satu nagari yang memiliki potensi sebagai desa mandiri.

Seperti diungkapkan Wali Nagari Panampuang, Zulhendra, potensi untuk menjadi nagari (desa) model, tidaklah berlebihan. Industri Kreatif yang ditargetkan menjadi Prukades atau Produk Unggulan Desa terus berkembang.

Industri kreatif diantaranya usaha makanan pangan lokal, sulaman, industri ukiran perabot.”Kami ingin nagari ini bisa menjadi nagari model, atau desa model.’’ katanya.

Sulaman tradisional akan jadi ikon nagari, produk Unggulan desa ini dikelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag/BUMDesa) Nagari Panampuang.

Sulaman tradisional di Nagari Panampuang, pernah mendapatkan bantuan berupa Program Pilot Inkubasi Inovasi Desa Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL).

Nagari Panampuang memanfaatkan dana desa sejak 2015. Saat ini berada di posisi 7 dari 15 Besar sebagai Desa Model di Indonesia, dan satu-satunya di Sumatera Barat.

Capaian tersebut didasarkan pada kajian tim penilai dan Verifikasi Desa Model Kementrian Desa PDTT.

Sementara itu, Staf Khusus Kemendes PDTT, H Febby Dt.Berbangso mengatakan, nagari yang berpotensi menjadi desa mandiri seperti Nagari Panampuang terlebih dahulu diarahkan dan dikelola dalam program Desa Model.

(Ardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top