Kaba Terkini

Air Terjun Simpang Kanan dan Kiri Destinasi Terkini di Silayang Lubukbasung

Lubukbasung, kaba12.com — Objek wisata di kabupaten Agam kembali menambah wara daerah tersebut.

Di wilayah Silayang, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, telah hadir air terjun Simpang Kanan dan Simpang Kiri, dengan jajaran lima air terjun yang berdekatan.

Tokoh Masyarakat Silayang, Yanto di Lubukbasung mengatakan, lokasi air terjun itu berdekatan sekitar 500 meter. Tinggi air terjun itu bervariasi mulai dari lima meter dan paling tinggi sekitar 40 meter.

Baca Juga:  Camat Baso-Jajaran KUA Konsolidasi, Evaluasi Penerapan New Normal

Disebutkan lokasi air terjun itu berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat pemerintah Kabupaten Agam di Lubukbasung dengan pemadangan bagus dan memiliki udara yang sangat sejuk.

“Pengunjung bisa melihat pusat pemerintahan dari ketinggian dan kondisi tanaman masih asri di lokasi itu,” ungkapnya.

Ke depan, masyarakat Silayang akan mengembangkan lokasi sebagai destinasi sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal ke daerah itu.

Dengan cara itu, maka masyarakat bisa berjualan di lokasi sehingga menambah pendapatan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Pemuda Lubuak Panjang Gelar Mancing Mania

“Ini target kami kedepan dan kita akan melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam,” katanya.

Ditempat terpisah, Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra menambahkan, pihaknya akan ke lokasi air terjun dalam waktu dekat untuk memastikan apakah air terjun itu masuk kawasan Cagar Alam Maninjau.

“Apabila masuk cagar alam, maka tidak bisa dikembangkan menjadi objek wisata,” tegasnya.

Baca Juga:  Tak Sampai 24 Jam, Polres Bukittinggi Kembali "Dor" Pelaku Curanmor

Namun lokasi itu hanya bisa dijadikan sebagai tempat penelitian, ilmu pengetahuan dan pendidikan konservasi.

Untuk penelitian, tambahnya, masyarakat tinggal mengajukan izin ke BKSDA Sumbar, dilampiri dengan proposal penelitian.

Setelah presentasi rencana penelitian di BKSDA Sumbar, maka surat izin memasuki kawasan konservasi (SIMAKSI) akan dikeluarkan.

“SIMAKSI ini keluar pabila sudah memenuhi syarat dan ketentuan,” katanya.

(Virgo/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top