Agam

2019 Kemen PUPR Alokasikan BSPS 90 RTLH di Lubukbasung

Lubukbasung, KABA12.com — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, alokasikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi 90 unit rumah tidak layak huni di Kecamatan Lubukbasung untuk tahun 2019.

Hal itu disampaikan PPK Rumah Swadaya Provinsi Sumatera Barat, Deshendri saat sosialisasi program BSPS di kantor Camat Lubukbasung yang turut dihadiri anggota Komisi V DPR RI Ade Rezki Pratama, Minggu (02/12).

“Pada tahun 2019, ada 90 unit RTLH masyarakat berpenghasilan rendah di Lubukbasung yang mendapat bantuan stimulan perumahan swadaya dengan besaran dana stimulan Rp. 17.500.000. Puluhan rumah itu berada di tiga nagari seperti, Manggopoh, Lubukbasung dan Garagahan,” sampainya.

Baca juga: Ade Rezki Pratama Upayakan Masyarakat Miliki Rumah Layak Huni

Deshendri menjelaskan, bantuan tersebut nantinya akan diumumkan pada Januari tahun 2019 melalui Surat Keputusan yang ditetapkan kementerian. Setelah itu, pada bulan April hingga tujuh bulan setelahnya akan dilakukan pembangunan.

“Untuk di Sumbar masih banyak rumah masyarakat tidak layak huni yang perlu dibantu dan khusus di Kecamatan Lubukbasung masih ada sekitar 783 unit RTLH, pemerintah terus berupaya mengentaskannya melalui bantuan program perumahan salah satunya BSPS. Apresiasi kita berikan pada anggota Komisi V DPR RI Dapil Sumbar, Ade Rezki dan Alex Indra yang memperjuangkan bantuan ini untuk Sumbar, dan Agam khusunya,” jelas PPK Rumah Swadaya Provinsi Sumbar Kementerian PUPR itu.

Walinagari Manggopoh, Ridwan sangat menyambut positif sosialisasi bantuan BSPS tersebut. Dia mengucapkan terimakasih pada pemerintah pusat kaena sudah mengalokasikan bantuan dana stimulan bagi RTLH yang ada di Lubukbasung.

Menurutnya, BSPS tersebut merupakan program yang cerdas, karena tanpa rumah yang layak, bagaimana keluarga tersebut akan dapat melahirkan keluarga yang sehat dan berkualitas.

“Kami pemerintah nagari bersama fasilitator sudah turun ke jorong yang ada di nagari Manggopoh, sebenarnya kami masih butuh 240 unit rumah lagi, tapi Alhamdulillah ada bantuan untuk 30 RTLH di Nagari Manggopoh. Kami berharap program ini berlanjut, dan tidak terhenti di tahun 2019 saja. Semoga pada anggaran perubahan nantinya untuk Nagari Kampung Tangah dan Kampung Pinang juga dapat dianggarkan,” harapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Ade Rezki Pratama menyampaikan, program BSPS tersebut merupakan kerjasama pihaknya dengan Kementerian PUPR yang menyasar rehabilitasi dan peningkatan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada tahun 2018 untuk di Sumatera Barat, sudah ada 5.500 RTLH yang dibantu melalui program BSPS reguler yang murni bersumber dari APBN ditambah 2.500 melalui bantuan dana dari pihak bank luar negeri.

Kemudian kembali dialokasikan lagi untuk tahun 2019 nanti, sebanyak 5.500 RTLH lagi, yang 330 diantaranya untuk warga di Kabupaten Agam.

“Insyaallah kita upayakan bantuan tersebut bertambah sesuai progres dan evaluasi dari program ini pada pertengahan tahun 2019. Kami harapkan seluruh camat dan walinagari bersama masyarakat untuk benar-benar mempersiapkan swadayanya, sehingga syarat terpenuhi dan bantuan dapat diberikan,” ujarnya.

(Jaswit)

To Top