Kaba Terkini

Selama Tahun 2018 Polres Bukittinggi Berhasil Ungkap 811 Kasus Pidana

Bukittinggi, KABA12.com — Selama tahun 2018, Polres Bukittinggi berhasil mengungkap 811 kasus tindak pidana. Hal tersebut disampaikan Kapolres Bukittinggi dalam keterangan persnya, di aula Mapolres Bukittinggi, Minggu (30/12).

Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana, didampingi sejumlah perwira dan jajaran di lingkungan Pokres Bukittinggi memaparkan, selama tahun 2018 ada 811 kasus tindak pidana dengan jumlah penyelesaian 449 kasus. Angka ini naik jika dibandingkan tahun 2017 dengan jumlah kasus tindak pidana sebanyak  791 kasus dengan jumlah penyelesaian 465 kasus.

“Kasus narkoba, ada 61 kasus. Terdiri dari 36 kasus di wilayah kota Bukittinggi, 25 kasus di wilayah Agam Timur dengan jumlah tersangka 76 laki-laki dan 4 perempuan dengan total barang bukti sabu sebanyak 53.802 gram dari 44 kasus dengan 58 tersangka dan ganja 46.491 gram dari 17 kasus dengan 22 tersangka,” jelasnya.

Selanjutnya laka lantas selama 2018 di wilayah hukum Polres Bukittinggi ada 181 kasus dengan korban meninggal 39 orang, luka berat 10 orang dan luka ringan 221 orang. Kasus laka lantas sepanjang 2018, juga meningkat jika dibandingkan tahun 2017 dengan 148 kasus, korban meninggal 18 orang, luka berat 22 orang, luka ringan 177 orang. 

“Untuk pelanggaran lalu lintas ada 7.200 pelanggaran, teguran 4.763. Angka ini menurun jika dibandingkan di tahun 2017 yakni sebanyak 8.276 pelanggar dan 5.612 teguran,” terangnya.

Sementara itu, untuk kasus curat di tahun 2018 ada 200 kasus, curas 10 kasus dan curanmor 171 kasus. Angka ini naik jika dibandingkan tahun 2017 dengan 142 kasus curat, 9 kasus curas dan 218 kasus curanmor. 

Ia menyebutkan angka kriminalitas sepanjang 2018 tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian Bukittinggi untuk selalu meningkatkan kota yang lebih aman dan damai dari kasus-kasus kriminal sehingga angka-angka kejahatan dapat diminimalisir. 

“Kita akan terus meningkatkan keamanan di lingkungan dari segala lini dengan adanya peran kamtibmas dan melibatkan masyarakat sehingga dapat terciptanya lingkungan yang bersih dari tindak kriminal,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal jika dijumpainya hal-hal yang mencurigakan karena kejahatan bisa saja terjadi akibat kelalaian.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top