Kaba Pemko Bukittinggi

Pengurus LKAAM Bukittinggi 2017-2022 Dikukuhkan

Bukittinggi, KABA12.com — Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bukittinggi periode 2017-2022 dikukuhkan.

Pati Ambalau pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Harian LKAAM Sumbar, dihadiri Walikota, Wakil Walikota dan unsur Forkopimda, di Gedung DPRD Bukittinggi, Rabu (26/12).

Ketua Harian LKAAM Sumbar H. Y. DT. Maleka nan Tinggi mengucapkan selamat kepada pengurus LKAAM yang telah di Pati Ambalau. Kepengurusan LKAAM Kota Bukittinggi harus ada untuk membantu pemko Bukittinggi dibidang Sako dan Pusako. “Tentu dihadapan Inyiak semua telah menghadang tugas berat dalam menegakkan Adaik Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah di kota Bukittinggi,” ujarnya.

H. Y. DT. Maleka nan Tinggi mengakui sangat terharu, baru kali ini Walikota dan Wakilnya sama-sama hadir pada pengukuhan pengurus LKAAM. Hal ini menunjukkan “nan lahia manunjukkan nan batin”.

Begitu hebatnya hubungan kerja antara Wako yang seorang ninik mamak dengan Wawako yang juga ninia mamak dalam berbagi tugas memikul tanggung jawab memimpin kota Bukittinggi.

Selanjutnya ia mengatakan, pengurus LKAAM, dibidang organisasi perlu melihat kepengurusan kecamatan jika sudah habis masa jabatan perlu disegerakan pergantiannya. Pengurus LKAAM pun perlu melihat persoalan yang sangat banyak di Sumbar.

“Bagaimana LKAAM dengan niniak mamak dan ulama di Bukittinggi beserta bundo kanduang membuat suatu kebersamaan menghadapi penyakit masyarakat. Karena Bukittinggi adalah Kota Wisata yang sarat dengan masalah nya. Kita harus satu asa, satu persepsi, sehingga setiap ada yang akan merusak adat dan agama kita sehingga Allah akan memberikan petunjuk kepada kita apa yang salah itu salah dan apa yang benar itu benar,” jelasnya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan keberadaan LKAAM di Bukittinggi sangat penting, bagaimana LKAAM ikut berbuat dan membangun masyarakat selama ini tidak terlalu nampak, padahal inyiak2 sudah banyak berbuat. Pemko komit bersama-sama kaum adat membangun kota kedepan tidak saja fisik tapi juga membangun mental dan kepribadian bangsa.

LKAAM Kota Bukittinggi merupakan lembaga adat yang berperan dalam ingkup adaik nan sabatang panjang.

Yaitu adat istiadat Minangkabau sebagaimana juga dilakukan oleh LKAAM Kabupaten dan kota lainnya di Propinsi Sumatera Barat, dimana tugasnya adalah membantu pemerintah kota dalam masalah adat dan budaya Minangkabau agar tetap terjaga dan terpelihara sekaligus sebagai pengawal adaik basandi syarak, syarak basandi kitabullah atau lazimnya disebut dengan ABS-SBK.

“Seperti yang sudah kita saksikan bersama, Bukittinggi saat ini sedang giat melaksanakan pembangunan. Tidak saja pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental spiritual. Artinya bahwa kita tidak saja memperindah kota kita namun juga memperindah akhlak dan budi pekerti masyarakatnya. Karena itu tentu saja kita sepakat, bahwa keberhasilan dari pembangunan tersebut memerlukan kerja keras kita semua. Memang sudah banyak penghargaan yang kita terima namun masih banyak lagi tantangan yang menunggu kita didepan. Maka mari kita rapatkan barisan dan satukan derap langkah, semoga Allah memberkahi kita semua,” ungkap Ramlan.

Komposisi dan personalia LKAAM Bukittinggi masa bhakti 2017- 2022, sesuai hasil rapat formatur pada 8 April 2018, Ketua, Inyiak Syahrizal DT. Palang Gagah, Wakil Ketua Amrul DT. Nan Basa, Irfan Eri DT Kuniang, Syahrial DT. Asa Dahulu, Drs. M Iskandar DT Lelo Kayo dan Yasril Rahmadian Tuanku Majo Kayo. Sekretaris Drs. Sawaldi Dt mangkuto alam, Wakil Sekretaris Yusrizan St Mangkuto, Dedi Fatria DT Mangkuto Sutan, Farli DT Bagindo Sati. Bendahara Erik DT Rangkayo Sati, Wakil Bendahara, Yeri Amiruddin DT. Rangkayo Batuah.

Bidang organisasi kewarisan dan keanggotaan Gusrizal DT Salubuak Basa, Arbi DT Batuduang Putiah, Hendri DT Mangkuto Basa, Suhari DT. Bada Nagari, Yanuawar Zen DT Salubuak Agam. Bidang Penyelesaian sengketa sako dan pusako Taufik DT. Nan Laweh, Syafril DT Tan Mangedan, Alexander DT. Rajo Dilangik, Hasan Basri DT. Asa Basah, Suardi Nuar DT. Pandam Basa.
Bidang Pemerintahan Nagari dan KAN, Rusdi DT. Gunuang Kayo, Irnan Donis DT. Sunguik Ameh, Bakhrias DT. Tinggi, Dahyus DT. Pado Basa, Son Herman DT. Panghulu Sutan. Bidang Kepemudaan seni dan permainan anak nagari, Emil Anwar DT. Rangkayo Labiah, Nasrul M Pietra Sutan Rangkayo Mulie, Bambang Perwira St. Saidi, Edison Angku Kali Basa, Muharwan St Bina Ali. Bidang Syara’, Heru Triasnawa Tk. Nan Sati, Deden Mhd Syukri Tk nan Labiah, Firdaus Tk Sulaiman, Heriwarman Tk Kuniang, Ali Yunus Tk Abdullah Khatib.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top