Kaba Pemko Bukittinggi

Utamakan Kebersamaan, Alumni SMPN 5 Angkatan ’89 Gelar Khitanan Massal ke 8

Bukittinggi, KABA12.com — Ratusan anak di kawasan Bukittinggi, terutama di seputaran Mandiangin, ikuti sunatan massal, di SMPN 5 Bukittinggi, Selasa (25/12). Bakti sosial khitanan massal ini, digelar oleh alumni SMPN 5 angkatan ’89 dan juga diikuti oleh puluhan anak dari luar kota Bukittinggi.

Zami Sofa, Ketua Alumni SMPN 5 angkatan ’89, menjelaskan, kegiatan bakti sosial khitanan massal, merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar alumni SMPN 5 Bukittinggi angkatan ’89. Untuk tahun 2018 ini, bakti sosial sunatan massal merupakan kegiatan yang ke 8 kalinya dilaksanakan sejak tahun 2011 lalu.

“Kegiatan ini merupakan ide dari teman-teman alumni SMPN 5 angkatan ’89, sejak tahun 2011 lalu. Sejak saat itu, kegiatan bakti sosial khitanan massal ini terus kita laksanakan untuk anak dan kamanakan kita yang membutuhkan di Bukittinggi dan Alhamdulilah juga datang peserta dari luar daerah, seperti Agam dan Pasaman,” ujarnya didampingi alumni SMPN 5 angkatan ’89 lainnya.

Sunatan massal ini, lanjut Zami Sofa, digelar sebagai bentuk kepedulian alumni SMPN 5 khususnya angkatan ’89, untuk berbuat bagi masyarakat kota Bukittinggi. Selain itu, sekaligus dalam rangka mempererat talin silaturrahmi alumni SMPN 5 angkatan ’89 dan juga silaturrahmi dengan masyarakat sekitar.

“Dengan kegiatan ini ada nilai kebersamaan yang kita dapat. Silaturrahmi kita sesama alimni terua terjalin. Rasa kepedulian sosial teman-teman juga kita apresiasi. Kegiatan ini kita laksanakan murni dari dana yang dikumpulkan dari alumni SMPN 5 angkatan ’89. Tim ini sangat solid dan ini akan kita terus pertahankan serta kita tingkatkan. Semoga kebersamaan ini juga dapat dirasakan oleh seluruh alumni SMPN 5 Bukittinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada awalnya kegiatan ini ditargetkan dapat dilaksanakan untuk 100 peserta. Namun, dalam prosesnya peserta terus bertambah hingga 135 orang. Kegiatan ini juga terlaksanaka berkat dukungan dan kerjasama tim kesehatan Bukittinggi Rescue Team (BRT).

“Ini bukan untuk mencari nama dan embel-embel lainya. Kita laksanakan memang untuk menciptakan kebersamaan dan sebagai bentuk kehadiran kami bagi masyarakat Bukittinggi. Kedepan kita targetkan juga bakti sosial Qurban di desa yang benar-benar belum tersentuh bantuan,” pungkasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top