Kaba Pemko Bukittinggi

Progres Pembentukan Perda 2018 Signifikan

Bukittinggi, KABA12.com — Progres kinerja Program Pembentukan Perda (Propemperda) Kota Bukittinggi tahun 2018 cukup signifikan.

Pasalnya Propemperda kali ini menunjukkan hasil yang baik secara kuantitas maupun dari sisi prosesi pembentukannya.

Kabar baik pencapaian kinerja Propemperda tahun 2018 terekam dengan sangat jelas dan terang pada saat awak media mengkonfirmasikan hal tersebut dengan Bapemperda DPRD Kota Bukittinggi di ruang komisi III DPRD Kota Bukittinggi, Senin (03/12).

Ibnu Asis, selaku Ketua Bapemperda Bukittinggi, menjelaskan, sampai Oktober 2018 lalu, ada 9 rancangan perda yang telah ditetapkan menjadi Perda dan diundangkan ke dalam lembaran daerah kota Bukittinggi.

Baca Juga:  Sebaran Kasus Makin Meresahkan Tamu Positif Covid-19, Nakes “Sipangka Alek” Jalani Tes Swab

Dimana salah satunya, Perda tentang penamaan jalan dan fasilitas umum yang merupakan inisiatiaf DPRD.

“Sejalan dengan hal tersebut, saat ini masih ada 3 Rancangan Perda lagi dalam prosesi pengundangan, karena sedang dilakukan Evaluasi/Fasilitasi oleh Gubernur Sumatera Barat. Perubahan Perda nomor 3 tahun 2013 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan, Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor,” jelasnya.

Selanjutnya , anggota Fraksi PKS itu menerangkan bahwa pada minggu lalu, DPRD bersama dengan pemerintah kota Bukittinggi juga telah menetapkan persetujuan bersama terhadap hasil pembahasan atas 3 Rancangan Perda baru.

Baca Juga:  1 Warga Agam Meninggal Akibat Covid-19, Bupati Indra Catri Berduka

APBD Kota Bukittinggi tahun 2019, Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi dan Rancangan Perda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang.

“Hingga pertengahan Desember 2018 nanti, DPRD Kota Bukittinggi bersama-sama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi akan melakukan pembahasan terhadap 3 rancangan perda terbaru, yaitu Rancangan Perda tentang Pemberdayaan UMKM yang merupakan inisiatif DPRD, Perubahan Kedua atas Perda nomor 5 tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga dan Perubahan Perda nomor 8 tahun 2006 tentang RPJD Kota Bukittinggi tahun 2006 – 2025,” tambah politisi PKS itu.

Bapemperda DPRD Bukittinggi optimis, progres kinerja propemperda sampai akhir Desember 2018 diperkirakan akan mencapai angka 18 (Rancangan) Perda. Jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2016 dan 2017 lalu, maka pada tahun 2018 ini terjadi peningkatan yang signifikan, baik dari sisi mekanisme pembentukannya maupun dari sisi kuantitasnya.

Baca Juga:  X-Plane, Pesawat Supersonik NASA Bisa Terbang 1.500 Km per Jam

“Kami berharap, capaian secara kuantitatif itu akan diikuti oleh capaian secara kualitatif sehingga dapat memastikan bahwa seluruh Rancangan Perda yang telah diundangkan ke dalam lembaran daerah, dapat tersosialisasikan secara massif ke tengah-tengah masyarakat serta dapat dilaksanakan secara gradual dan berkesinambungan sebagaimana maksud dan tujuan yang hendak diatur didalam muatan inti perda-perda berkenaan,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top