Agam

Dinas Dalduk KB P2PA Agam Dorong Terbentuknya Puskesmas & Rumah Sakit Ramah Anak

Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Dalduk KB P2PA Kabupaten Agam dorong terbentuknya Puskesmas dan Rumah Sakit Ramah Anak (PRA dan RSRA).

Hal itu dimulai dengan pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) dan Tata Laksana Penanganan Kekerasan terhadap Anak (KtA) bagi 50 orang pimpinan/pemangku kebijakan Puskesmas dan Rumah Sakit se-Kabupaten Agam, di aula kantor BAPPEDA di Lubukbasung, Kamis (15/11).

Kabid Perlindungan Anak Dinas Dalduk KB P2PA Agam, Asnidawati dalam laporannya menyampaikan, pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pimpinan/pemangku kebijakan tentang KHA dan tata laksana penanganan serta pencegahan terhadap anak korban kekerasan.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Harga Kelapa Meningkat Drastis

“Dengan pelatihan ini diharapkan dapat berkembangnya langkah starategis untuk mewujudkan puskesmas ramah anak, rumah sakit ramah anak dan rumah sakit yang menangani KtA secara terpadu. Serta dapat meningkatkan kapasitas SDM di lingkungan kesehatan dan memotivasi untuk berkontribusi mewujudkan Kabupaten Agam Layak Anak,” sampainya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria saat membuka pelatihan itu menyebutkan, pembentukan Puskesmas ataupun Rumah Sakit Ramah Anak titik fokusnya berada pada service by heart.

“Ramah Anak, bagaimana kita memandang anak sebagai asset yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Kita harus bisa menempatkannya dengan sebaik mungkin terutama dalam hal layanan kesehatan, berilah pelayanan baik setulus hati/service by heart, terutama bagi anak, karena jika tidak, ini akan menimbulkan generasi yang cuek dan brutal,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Apresiasi Pemkab Agam Terima Penghargaan BNPB

Kepada peserta pelatihan yang mayoritas pemegang kebijakan di Puskesmas dan Rumah Sakit di Agam, Trinda mengarahkan, implementasi PRA dan SRA bagaimana membangun karakter dan jiwa anak yang kita harapkan di pusat pelayanan kesehatan.

“PRA atau RSRA gunanya juga meningkatkan keterjangkauan mutu pelayanan pusat kesehatan. Itu tidak hanya sebagai program tapi bagaimana merubah mindset kita bagaimana anak sebagai generasi penerus bangsa,” jelas Wabup.

Baca Juga:  Detik-Detik Proklamasi di Agam Khidmat, Gerak Cepat Bangun Peradaban

Pelatihan tersebut mendatangkan pemateri dari Dinas P2PA Provinsi Sumatera Barat, Yayasan Ruang Anak Dunia Sumbar serta Puskesmas Tanjungpati Kabupaten Limapuluh Kota sebagai percontohan PRA.

Dalam momen tersebut juga dilakukan penandatanganan deklarasi Puskesmas Ramah Anak (PRA) dan Rumah Sakit Ramah Anak (RSRA) oleh masing-masing pimpinan pusat pelayanan kesehatan yang ada di Agam.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top