Agam

Target Bersihkan Danau Maninjau, Tanjung Raya Goro Akbar

Maninjau, kaba12.com — Camat Tanjung Raya Handria Asmi, targetkan danau Maninjau bersih dari tumpukan sampah bekas karamba jaring apung (KJA) yang tak terpakai lagi, termasuk dari eceng gondok dan alga yang bertebaran di permukaan danau.

Pembersihan danau Maninjau yang digelar selama dua pekan itu, dimulai Sabtu,(23/6) kemarin, sengaja dibagi per kawasan nagari, sehingga fokus pembersihan permukaan danau bisa lebih fokus, melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Bahkan, goro massal secara manual, menggunakan tenaga manusia itu, sepenuhnya didukung jajaran pemerintah nagari, berbagai lembaga nagari, pemerintah kecamatan, unsur TNI-Polri yang dalam moment tertentu menghadirkan beberapa lembaga terkemuka, termasuk praja IPDN Baso.

Baca Juga:  Fraksi PKS, Dua Ranperda Alat Ukur Pelaksanaan Otoda

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menjawab kaba12.com menyebutkan, program pembersihan danau Maninjau itu, merupakan agenda khusus yang sudah disiapkan pihaknya sejak lama, dalam upaya merealisasikan program penyelamatan danau Maninjau (save Maninjau) yang beberapa tahun terakhir menjadi agenda daerah.

Langkah pembersihan tersebut sudah disepakati bersama seluruh unsur di salingka danau Maninjau, sehingga dijadikan event khusus yang melibatkan seluruh potensi yang ada, karena hal itu merupakan program mendesak yang harus dilakukan untuk mengamankan danau Maninjau dari kerusakan yang lebih parah.

Baca Juga:  Dua Ekor Kerbau Warga Garagahan Raib

Handria Asmi menegaskan, pihaknya menjadi agenda goro massal itu, agenda khusus bersama salingka danau Maninjau, yang diharapkan selama proses pembersihan danau Maninjau terutama dari bekas KJA yang tidak dipakai dan ditinggalkan pemiliknya begitu saja bisa bersih, termasuk eceng gondok dan alga yang kini memenuhi permukaan danau.

Baca Juga:  Tekan Kasus Kenakalan Remaja, Sekolah Lakukan Sosialisasi Kepada Orangtua

“Kita targetkan, pembersihan dengan goro massal itu, bisa memberi hasil maksimal, dengan pola terkonsentrasi di wilayah nagari, sehingga titik pembersihan jelas dan terarah, sehingga agenda save Maninjau bisa lebih terarah,” sebut Handria Asmi.

Sabtu kemarin, goro massal yang dibuka dengan pembersihan bekas KJA di wilayah nagari Sungai Batang itu, akan berlanjut Senin besok di wilayah nagari Koto Kaciak, dengan target serupa pembersihan KJA, eceng gondok dan alga.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top