Kaba Pemko Bukittinggi

Libur Lebaran, Kepala OPD Dilarang Keluar Daerah

Bukittinggi, KABA12.com — Libur lebaran memang telah ditetapkan untuk para pegawai pemerintahan selama 10 hari. Namun, setiap daerah memiliki kebijakan tersendiri bagi para ASN nya, termasuk Pemko Bukittinggi sendiri.

Walikota meminta kepada seluruh kepala OPD untuk tidak keluar daerah selama libur lebaran Idul Fitri ini.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, kota Bukittinggi, selama libur lebaran Idul Fitri tahun ini, akan dipadati pengunjung. Masa liburan bagi pegawai cukup panjang, ditambah lagi dengan liburan sekolah yang mencapai satu bulan.

“Tentu momen ini akan dimanfaatkan bagi para perantau untuk pulang bersama, bahkan tidak sedikit yang membawa kendaraan langsung dari rantau. Ini tentu akan membuat Bukittinggi padat pengunjung dan padat kendaraan. Ini yang harus diantisipasi agar tetap menjadi kota yang nyaman,” ujar Wako.

Untuk itu, lanjut Walikota, pemerintah telah mengeluarkan edaran khusus, dimana seluruh kepala OPD tidak dibenarkan untuk meninggalkan daerah selama libur lebaran ini. Selain itu, kepada seluruh pegawai, juga tidak dibernarkan untuk menggunakan kendaraan dinas, serta tidak dibenarkan menambah masa liburan atau cuti.

“Kebijakan ini kita ambil, agar seluruh Kepala OPD dapat melakukan pemantauan serta koordinasi antar OPD, untuk mengamankan kota Bukittinggi. Sehingga kenyamanan tetap terjaga di kota kita ini, walaupun dengan kondisi yang sangat padat nanti,” jelas Ramlan.

Selain itu, Walikota juga menghimbau seluruh ASN agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik. Seluruh puskesmas juga harus tetap dibuka, BPBD, Damkar, Satpol PP dan Dishub, tetap siaga.

“Jika petugas terkait pelayanan itu, tidak dapat libur pada masa cuti bersama ini, diberikan libur atau cuti tahunan setelah cuti bersama selesai,” tegasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top