Kaba Terkini

Bermain di Galian Pasir Ahmad Mufadel Afif Tewas Tertimbun

Baso, kaba12.com — Bermain di lokasi pengambilan pasir di Kasiak jorong Baruah Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso, Ahmad Mufadel Afif, (4) tewas tertimbun reruntuhan pasir di pebukitan, Sabtu, (26/5).

Korban langsung tertimbun reruntuhan pasir tak jauh dari nenek korban mengumpulkan pasir di kawasan tersebut. Korban bahkan, digulung reruntuhan pasir bak longsoran tanah itu disaksikan oleh nenek korban dan warga yang sedang mengumpulkan pasir di lokasi kejadian.

Menyaksikan hal itu, nenek dan warga setempat langsung mengevakuasi korban dengan menggali reruntuhan pasir yang menimbun tubuh korban, setelah ditemukan upaya menyelamatkan nyawa korban tidak berhasil walau warga dibantu tim PMI, warga dan aparat nagari serta kecamatan setempat memberikan pertolongan medis puskesmas.

Baca Juga:  Pengurusan Sertifikat Prona Tidak Lama Jika Persyaratan Lengkap

Konfirmasi kaba12.com dengan Asistena I Sekab Agam Rahman, S.Ip MM, membenarkan adanya musibah tersebut, dan hal itu sudah ditangani oleh pihak terkait dan korban juga sudah dikebumikan keluarganya.

Dijelaskan Rahman, sesuai kronologis yang dilaporkan camat Baso, korban bermain di dekat neneknya, yang sedang mengambil pasir lokasi pengambilan pasir.

Baca Juga:  Pembangunan Pasar Atas Sudah 4 Persen

Jarak korban bermain sekitar 5 meter dari lokasi neneknya bekerja, bahkan korban sudah disuruh pulang oleh neneknya, tapi korban masih ingin bermain.

Setelah gerobak pembawa pasir kepunyaan nenek korban sudah penuh, dan berniat untuk pulang, tiba-tiba terdengar bingo genitive runtuhan pasir di tempat korban bermain sehingga korban langsung tertimbun pasir.
Nenek korban langsung histeris dan berteriak minta tolong, bahkan nenek korban nekad mengais dan menggali lokasi korban tertimbun.

Warga yang mendengar teriakan nenek korban, langsung berdatangan ke lokasi kejadian dan ikut membantu nenek itu menggali korban.

Baca Juga:  Rumah Asnimar Terbakar di Malabua

Setelah berhasil dievakuasi yang dibantu tim PMI dan warga setempat bersama pemerintah kecamatan dan nagari, korban dilarikan ke puskesmas Padang Tarok, namun nyawa korban tidak tertolong.

Setelah divisum korban dibawa keluarganya ke rumah duka untuk disemanyamkan.

” Kita prihatin musibah datangnya tidak terduga, kami himbau masyarakat untuk selalu waspada di lokasi rawan, apalagi ada anak-anak, “himbau Rahman, Asisten I Sekab Agam itu.

(Ardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top