Kaba Terkini

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Batang Agam

Kamang Magek, KABA12.com — Warga Kamang Ilia dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat dengan jenis kelamin laki-laki. Mayat itu ditemukan mengambang dalam kondisi telentang di Sungai Batang Agam, tepatnya di Jorong Bancah, Nagari Kamang Ilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Rabu (09/05).

Informasi yang diperoleh, mayat ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang kebetulan melintas di pinggiran Sungai Batang Agam. Ia melihat mayat itu sekira pukul 14.00 WIB dan langsung melaporkannya pada Jorong setempat.

Wali Jorong Bancah Syafran Jamil mengatakan, besar kemungkinan mayat laki-laki ini bukanlah warga daerah Kamang Ilia. Karena tidak ada laporan dari warga yang merasakan kehilangan anggota keluarganya.

Baca Juga:  Suku Maory Tamu Khusus Daerah

“Dilihat dari fisiknya, kemungkinan mayat ini sudah berhari-hari berada di dalam Sungai Batang Agam, karena baunya sudah menyegat dan kondisi fisiknya sudah tidak jelas lagi,” ujarnya.

Sementara, Wali Nagari Kamang Ilia Khudri memperkirakan, mayat laki-laki itu berusia di atas 30 tahun. Kondisinya sudah nyaris hancur, sehingga sulit untuk dikenali, dan identitasnya pun juga tidak ditemukan.

Baca Juga:  Lagi, 1 Warga Agam Positif Covid-19 Bekerja di Travel Haji-Umrah, Tracking Akan Panjang

“Saat ditemukan, mayat ini hanya memakai kaos warna hijau dan ditemukan dalam posisi telentang, dengan fisik yang demikian menimbulkan pertanyaan dari warga sekitar, siapakah gerangan sosok mayat itu,” jelasnya.

Kapolsek Tilatang Kamang, Iptu Pitrus menyebutkan, setelah mendapat laporan dari Wali Nagari, Polres melalui Bhabinkantibmas dan Tim Identifikasi Polres Bukittinggi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Usai melakukan oleh TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, mayat itu langsung diangkat dan dimasukkan ke dalam kantung mayat, dibantu warga sekitar. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Achmad Mochtar untuk proses identifikasi selanjutnya,” ujar Kapolsek.

Baca Juga:  DWP Bukittinggi Gelar Pertemuan Bulanan Pertama Setelah Ramadhan

Hingga sore kemarin sambung Pitrus, identitas mayat masih diselidiki, mayat berada dalam kondisi hancur karena diperkirakan sudah lebih tiga hari berada di dalam air.

“Kepada seluruh Jorong yang berada di wilayah Polsek Tilatang Kamang, diminta untuk memberitahukan warga, kalau ada yang kehilangan anggota keluarga. Disamping itu, pihak kepolisian juga akan terus mencari identitas korban dan keluarga bersangkutan,” ulasnya.

(Ardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top