Kaba Terkini

Letusan Gunung Berapi Kubur Kota di Karibia

Jakarta, kaba12.com — Pada 7 Mei 1902, Gunung Pele di Martinique, kepulauan Karibia, memulai letusan gunung berapi paling mematikan di abad ke-20. Beberapa hari setelah letusan tersebut, kota Saint Pierre yang dikenal sebagai ‘Paris-nya Karibia’, terkubur dan hampir terhapus dari peta.

Dilansir di History, pada 2 April 1902, asap vulkanik mulai terlihat di puncak gunung yang menghadap ke kota pelabuhan Saint Pierre. Tiga minggu kemudian, gempa tremor terjadi di pulau itu dan Gunung Pele menyemburkan awan abu.

Baca Juga:  Sosialisasi Penggunaan Racun Api di  Puskesmas Pakan Kamih

Penduduk Saint Pierre gagal mengindahkan peringatan untuk mengungsi. Menurut mereka, satu-satunya bahaya dari gunung berapi itu adalah aliran lahar dan jika lahar mulai mengalir, mereka masih memiliki banyak waktu untuk melarikan diri ke tempat aman.

Beberapa orang bahkan sengaja datang dari luar kota untuk melihat langsung dari dekat letusan Gunung Pele, setelah abu dari letusan mulai memenuhi sejumlah jalan. Aktivitas di gunung berapi itu semakin meningkat secara drastis dan ledakan menjadi jauh lebih kuat.

Baca Juga:  Dorong Loyalitas Merek, SnapChat Jajal Bisnis Toko Virtual

Dalam semalam, ada beberapa guncangan kuat dan awan gas dengan suhu lebih dari 3.000 derajat Fahrenheit keluar dari dalam gunung. Ledakan luar biasa kemudian terjadi pada 7 Mei dini hari, menyemburkan hujan abu yang mendidih ke sisi gunung.

Kota Saint Pierre terkubur abu panas dalam hitungan menit dan hampir semua penduduk yang ada di dalamnya tewas seketika. Tercatat hanya ada dua orang yang selamat, salah satunya adalah tahanan yang ditahan di sel bawah tanah.

Baca Juga:  Tanahdatar Gelar Lomba Takbiran

Selain itu, 15 kapal yang ada di pelabuhan juga terbalik oleh letusan. Satu kapal berhasil bertahan dengan setengah awak yang selamat, meskipun sebagian besar menderita luka bakar serius.

Para ahli vulkanologis masih tidak yakin mengenai apa yang menyebabkan Gunung Pele meletus begitu hebat dan bagaimana memprediksinya. Gunung Pele, yang namanya bermakna ‘botak’ dalam bahasa Prancis, adalah gunung setinggi 4.500 kaki di sisi utara Pulau Martinique.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

(dany)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top